Intinews | PT Bukit Asam Tbk (PTBA) terus memperkuat tata kelola perusahaan dan menjalankan transformasi bisnis di tengah tekanan harga batu bara global. Strategi tersebut ditempuh untuk menjaga keberlanjutan usaha sekaligus memperkuat peran PTBA sebagai salah satu penopang sektor energi nasional.
Fluktuasi harga batu bara internasional dalam beberapa waktu terakhir berdampak pada kinerja industri pertambangan secara umum. Menyikapi kondisi tersebut, manajemen PTBA menegaskan fokus pada efisiensi operasional, disiplin keuangan, serta penguatan fundamental bisnis agar tetap adaptif terhadap dinamika pasar.
“Perseroan menjalankan operasional dengan prinsip kehati-hatian dan terus meningkatkan efisiensi agar kinerja perusahaan tetap terjaga di tengah kondisi pasar yang menantang,” ujar Direktur Utama PT Bukit Asam, Arsal Ismail, dalam keterangan resmi.
Percepatan Diversifikasi dan Transisi Energi
Selain mengandalkan bisnis inti batu bara, PTBA secara bertahap mendorong diversifikasi usaha melalui pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) serta program hilirisasi. Langkah ini diarahkan untuk mengurangi ketergantungan pada volatilitas harga komoditas sekaligus menciptakan nilai tambah jangka panjang.
Menurut manajemen, transformasi bisnis menjadi agenda strategis perusahaan agar tetap relevan dalam lanskap industri energi yang terus berubah.
“Transformasi energi dan diversifikasi usaha merupakan bagian dari strategi jangka menengah dan panjang PTBA,” kata Arsal.
Program Sosial dan Lingkungan Tetap Berjalan
Di tengah tantangan global, PTBA memastikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tetap berjalan. Fokus program meliputi pemberdayaan UMKM, pendidikan, serta penguatan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Manajemen menilai keberlanjutan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja keuangan, tetapi juga dari kontribusi sosial yang berkelanjutan.
“Kontribusi sosial menjadi bagian penting dari komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan,” ujar Sekretaris Perusahaan PT Bukit Asam, Niko Chandra.
Tegaskan Tata Kelola dan Sikap terhadap Proses Hukum
Terkait proses hukum yang tengah berlangsung atas perkara yang terjadi pada periode sebelumnya, PTBA menegaskan sikap kooperatif dan menghormati seluruh mekanisme penegakan hukum. Perusahaan memastikan operasional tetap berjalan normal dan sesuai ketentuan.
“Perseroan menghormati proses hukum yang berjalan dan berkomitmen menjalankan prinsip transparansi serta akuntabilitas,” kata Niko.
Penopang Ketahanan Energi Nasional
Dengan kapasitas produksi dan cadangan yang dimiliki, PTBA tetap memegang peran strategis dalam menjaga pasokan energi nasional, khususnya untuk kebutuhan domestik seperti pembangkit listrik. Ke depan, perusahaan menargetkan keseimbangan antara kinerja ekonomi, penguatan tata kelola, dan keberlanjutan lingkungan sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Transformasi yang dijalankan PTBA mencerminkan upaya BUMN energi dalam menghadapi tekanan global sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia. (**)















