Intinews | PT Kilang Pertamina Internasional melalui Refinery Unit III Plaju terus memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada keselamatan sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan dan keberlanjutan operasi kilang. Penguatan pola pikir dan perilaku kerja dinilai menjadi faktor kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan profesional.
Komitmen tersebut dijalankan sejalan dengan nilai AKHLAK BUMN serta penerapan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). Manajemen mendorong seluruh insan kilang, mulai dari pimpinan hingga pekerja operasional, untuk terlibat aktif dalam membangun kepedulian terhadap keselamatan dan kondisi area kerja.
General Manager PT KPI Refinery Unit III Plaju, Khabibullah Khanafie, menegaskan bahwa budaya kerja unggul tidak terbentuk dalam waktu singkat, melainkan melalui konsistensi dan keteladanan yang dilakukan setiap hari.
“Keselamatan kerja berawal dari cara berpikir. Ketika setiap pekerja memiliki kepedulian terhadap area dan aktivitas kerjanya, potensi risiko dapat ditekan sejak awal,” ujar Khabibullah.
Dorong Peran Aktif Seluruh Insan Kilang
Menurutnya, keterlibatan seluruh lini organisasi menjadi elemen penting agar standar keselamatan dan ketertiban dapat diterapkan secara menyeluruh. Penguatan budaya kerja ini juga mendorong pekerja untuk lebih proaktif dalam mengidentifikasi potensi bahaya serta menjaga keselamatan diri sendiri, rekan kerja, dan lingkungan sekitar.
Manajemen Kilang Pertamina Plaju menilai bahwa lingkungan kerja yang rapi, aman, dan nyaman merupakan cerminan dari profesionalisme serta tanggung jawab bersama. Hal tersebut sekaligus mendukung terciptanya operasi kilang yang andal dan berdaya saing.
Menuju Operasi Andal dan Zero Accident
Penguatan budaya kerja dan keselamatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kilang Pertamina Plaju dalam mendukung target Zero Accident serta keunggulan operasional perusahaan. Melalui berbagai program internal, perusahaan berharap nilai-nilai keselamatan dapat tertanam sebagai kebiasaan kerja sehari-hari, bukan sekadar kepatuhan terhadap prosedur.
“Kami ingin keselamatan menjadi budaya, bukan hanya aturan. Dengan mindset yang tepat, keandalan operasi dapat terjaga secara berkelanjutan,” kata Khabibullah.
Ke depan, Kilang Pertamina Plaju berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi antara aspek keselamatan, ketertiban, dan kinerja operasional sebagai fondasi dalam mendukung peran strategis sektor pengolahan energi nasional. (vv)















