Intinews | Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Pertamina Patra Niaga melalui Refinery Unit III Plaju kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi unggul di sektor energi. Langkah ini dinilai penting di tengah tantangan transisi energi yang menuntut kesiapan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
Sebagai salah satu unit strategis di industri energi nasional, Kilang Plaju tidak hanya berfokus pada ketahanan energi, tetapi juga aktif membangun jembatan antara dunia industri dan pendidikan. Berbagai program edukasi terus digencarkan guna meningkatkan literasi energi di kalangan pelajar dan mahasiswa, sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya penggunaan energi secara bijak.
Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Plaju, Siti Fauzia, menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran kunci dalam menentukan arah masa depan energi nasional.
“Kami percaya bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya memahami energi, tetapi juga mampu mengelolanya secara bijak dan berkelanjutan. Kilang Plaju berkomitmen untuk terus menghadirkan program edukasi yang relevan dan berdampak nyata,” ujarnya.
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah Pertamina Energi Negeri, yang melibatkan relawan dari berbagai wilayah untuk memberikan edukasi energi kepada pelajar dengan pendekatan interaktif. Program ini tidak hanya mengenalkan konsep dasar energi, tetapi juga mendorong kebiasaan hemat energi sejak dini.
Selain itu, melalui program Kilang Plaju Goes to Campus, perusahaan memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi wawasan antara praktisi industri dan mahasiswa terkait dinamika dunia kerja, sekaligus memperkenalkan tantangan dan peluang di sektor energi.
Upaya ini sejalan dengan dukungan perusahaan terhadap Sustainable Development Goals, khususnya tujuan pendidikan berkualitas dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Kilang Plaju berharap dapat berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap keberlanjutan energi. Momentum Hari Pendidikan Nasional pun menjadi pengingat bahwa kolaborasi antara industri dan pendidikan merupakan kunci dalam menghadapi masa depan energi Indonesia yang semakin kompleks. (vv)

















