Intinews | Sebanyak 40 peserta mengikuti aksi donor darah yang digelar PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bengkulu, Kamis (29/10). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda sekaligus aksi kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan darah.
Donor darah itu melibatkan pegawai PLN UP3 Bengkulu. Melalui kegiatan tersebut, PLN mengajak insan perusahaan menerjemahkan semangat persatuan dan kebersamaan ke dalam aksi kemanusiaan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), Diksi Erfani Umar mengatakan, semangat Sumpah Pemuda tidak cukup hanya diperingati melalui seremoni. Nilai persatuan dan kepedulian perlu diwujudkan melalui tindakan yang memberi manfaat bagi masyarakat.
“Sumpah Pemuda mengajarkan tentang persatuan dan kepedulian terhadap kepentingan bersama. Semangat itu sejalan dengan nilai pelayanan yang kami jaga di PLN. Melalui donor darah, insan PLN menunjukkan bahwa hadir untuk masyarakat dapat dilakukan lewat aksi yang langsung memberi manfaat bagi sesama, ” ujar Diksi.
Manajer PLN UP3 Bengkulu, Teguh Aang Harmadi, juga ikut mendonorkan darahnya. Ia mengapresiasi keterlibatan pegawai dalam kegiatan tersebut.
Menurut Teguh, kepedulian sosial menjadi bagian dari tanggung jawab PLN sebagai perusahaan yang berada di tengah masyarakat.
“Kami juga ingin hadir sebagai bagian dari masyarakat, ikut berbagi, dan menumbuhkan kepedulian melalui kegiatan donor darah yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat yang membutuhkan, ” katanya.
Asisten Manajer Keuangan dan Umum PLN UP3 Bengkulu, Mochamad Luthfi Adrian Surya mengatakan, donor darah merupakan bentuk kepedulian yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh orang lain.
“Donor darah mungkin hanya membutuhkan sebagian kecil waktu dari pendonor, tetapi manfaatnya bisa sangat berarti bagi orang lain. Karena itu, kami ingin Hari Sumpah Pemuda diisi dengan kegiatan yang menumbuhkan kepedulian dan memberi dampak nyata,” ujarnya.
Salah satu peserta, Tito Sujarwadi, mengaku senang bisa terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menilai donor darah menjadi cara sederhana untuk membantu sesama.
“Senang bisa ikut berpartisipasi. Bagi saya, kegiatan ini sederhana, tetapi manfaatnya besar. Ada rasa bahagia ketika apa yang kita berikan bisa membantu orang lain yang membutuhkan,” kata Tito.
Kegiatan donor darah ini menjadi salah satu bentuk keterlibatan pegawai PLN UP3 Bengkulu dalam aksi sosial di luar aktivitas pelayanan kelistrikan. (vv)

















