Intinews | Dalam rangka mempererat hubungan kelembagaan serta memperkuat komunikasi publik di sektor ketenagalistrikan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) menyelenggarakan kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan Forum Wartawan Peduli Energi (FWP) Sumatera Selatan di Hotel Santika Radial Palembang, Senin (16/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri sekitar 75 perwakilan media dari berbagai platform informasi, baik media online, cetak, elektronik maupun media sosial. Momentum tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara PLN dan insan pers dalam mendukung penyampaian informasi yang transparan dan konstruktif kepada masyarakat.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID S2JB, Wahyudi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas peran aktif media dalam mengawal isu-isu ketenagalistrikan serta mendukung penyebarluasan informasi layanan kelistrikan kepada publik.
“Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat. Melalui kegiatan silaturahmi ini, PLN berharap komunikasi dan sinergi dengan insan pers dapat semakin erat, sehingga berbagai program dan layanan kelistrikan dapat dipahami masyarakat secara lebih optimal,” ujar Wahyudi.
Ketua Forum Wartawan Peduli Energi Sumatera Selatan, Sony Kushardian, turut mengapresiasi inisiatif PLN dalam membuka ruang dialog yang berkelanjutan dengan para jurnalis.
“Forum seperti ini menjadi sarana penting untuk memperkuat hubungan kemitraan antara media dan PLN. Komunikasi yang baik akan mendukung tersampaikannya informasi sektor energi secara utuh dan berimbang kepada masyarakat,” ungkapnya.
Secara terpisah, General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, menegaskan bahwa sinergi dengan media merupakan bagian integral dari komitmen perusahaan dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas informasi publik.
“PLN memandang media sebagai mitra strategis dalam membangun pemahaman masyarakat terhadap layanan kelistrikan. Hubungan baik yang terjalin diharapkan dapat terus ditingkatkan guna mendukung keberhasilan berbagai program transformasi perusahaan,” jelas Adhi.
Pada kesempatan tersebut, manajemen PLN UID S2JB juga memaparkan kondisi sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Secara umum, pasokan listrik dipastikan dalam kondisi aman dan andal. Daya mampu pembangkit tercatat sebesar 5.212 MW dengan proyeksi beban puncak sekitar 1.709 MW. Sistem kelistrikan juga didukung transfer daya sebesar 1.000 MW serta cadangan daya mencapai 2.503 MW, sehingga margin cadangan dinilai mencukupi.
Untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama periode siaga Ramadan hingga Idul Fitri, PLN UID S2JB menyiapkan 55 Posko Siaga dan 26 Posko Mudik yang tersebar di berbagai lokasi strategis. Sebanyak 3.213 personel disiagakan guna mendukung operasional sistem kelistrikan serta percepatan penanganan potensi gangguan di lapangan.
Selain itu, PLN juga menyiapkan berbagai peralatan pendukung, antara lain 25 unit genset, 11 unit UPS, 59 unit Uninterruptible Grounding Box (UGB), serta armada operasional yang terdiri dari 263 sepeda motor, 143 mobil operasional, 12 unit crane, dan 5 unit mobil Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).
Sebagai bagian dari upaya mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional, PLN UID S2JB juga memastikan kesiapan infrastruktur pengisian daya dengan menyediakan 83 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 75 titik lokasi, termasuk di rest area jalan tol.
Melalui kegiatan ini, PLN UID S2JB berharap sinergi yang telah terjalin dengan insan pers dapat terus diperkuat sehingga informasi mengenai layanan kelistrikan dapat tersampaikan secara luas, transparan, dan berkelanjutan kepada masyarakat. (vv)


















