Intinews | Kabar baik bagi pelanggan setia Pertamina. Sepanjang tahun 2026, Pertamina Patra Niaga kembali menghadirkan program promo spesial berupa double points bagi pengguna aplikasi MyPertamina. Program ini berlaku setiap hari Sabtu dan Minggu, mulai 3 Januari hingga 27 Desember 2026, tanpa minimum transaksi sesuai dengan grading pelanggan.
Promo double points ini dapat dinikmati oleh seluruh pengguna MyPertamina yang melakukan transaksi pada berbagai produk unggulan Pertamina di channel yang telah terintegrasi dengan aplikasi. Transaksi yang berkesempatan mendapatkan poin dobel antara lain pembelian bahan bakar Pertamax Series dan Dex Series, pembelian atau isi ulang Bright Gas ukuran 5,5 Kg dan 12 Kg, belanja di Bright Store, hingga menikmati sajian di Bright Cafe.
Tak hanya itu, pelanggan yang membeli pelumas Pertamina Fastron maupun Pertamina Enduro di Bright Store, serta pengguna kendaraan listrik yang melakukan pengisian daya di SPKLU Pertamina, juga berhak memperoleh bonus poin sesuai tingkat customer grading member masing-masing.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada pelanggan sekaligus upaya mendorong masyarakat untuk beralih ke pengalaman transaksi digital yang lebih praktis dan menguntungkan.
Menurutnya, kehadiran promo double points di akhir pekan diharapkan mampu menjadikan momen Sabtu dan Minggu lebih menyenangkan bagi pelanggan. Selain itu, program ini juga bertujuan meningkatkan loyalitas pengguna aplikasi MyPertamina serta mendorong pelanggan untuk meningkatkan level grading member agar mendapatkan manfaat lebih besar dalam setiap transaksi.
Masyarakat yang ingin mengetahui informasi lengkap terkait promo ini dapat mengakses situs resmi mypertamina.id, mengikuti akun Instagram @mypertamina, atau menghubungi Pertamina Contact Center 135.
Dengan berbagai kemudahan dan keuntungan yang ditawarkan, promo double points MyPertamina diprediksi menjadi salah satu program loyalitas digital paling menarik di sektor energi dan ritel BBM sepanjang tahun 2026. (vv)


















