Intinews | Kilang Plaju terus memperkuat penerapan budaya kesehatan di lingkungan kerja sebagai bagian dari komitmen menjaga keandalan operasional, khususnya sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas). Langkah ini dinilai penting untuk memastikan seluruh aktivitas kilang berjalan aman, optimal, dan berkelanjutan.
Di tengah operasional kilang yang berlangsung 24 jam tanpa henti, kesehatan fisik dan mental pekerja menjadi fondasi utama dalam mendukung keselamatan kerja. Oleh karena itu, Kilang Plaju tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga mengintegrasikan kesehatan sebagai bagian dari budaya kerja yang berkelanjutan.
Momentum Hari Kesehatan Dunia turut menjadi penguat komitmen perusahaan dalam mengedepankan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). Implementasi tersebut diwujudkan melalui pemeriksaan kesehatan awal atau Daily Check Up (DCU) yang wajib diikuti pekerja dan mitra kerja sebelum memasuki area operasional.
Pemeriksaan ini meliputi pengecekan tekanan darah, suhu tubuh, serta kondisi fisik secara umum guna memastikan kesiapan pekerja dalam menjalankan tugas secara aman. Selain itu, Kilang Plaju juga rutin melaksanakan Medical Check Up (MCU) sebagai langkah preventif untuk memantau kondisi kesehatan pekerja secara berkala.
Tidak hanya melalui pemeriksaan kesehatan, perusahaan juga mendorong gaya hidup sehat melalui berbagai program internal, salah satunya Program SEBUSE (Sehat, Bugar, Senang). Program ini mengajak pekerja dan keluarga untuk lebih peduli terhadap kesehatan, sekaligus mencegah risiko penyakit tidak menular.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, Kilang Plaju juga secara rutin menggelar kegiatan donor darah yang melibatkan pekerja. Selain memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor, kegiatan ini turut memperkuat solidaritas dan kebersamaan di lingkungan kerja.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Plaju, Perliansyah, menegaskan bahwa kesehatan pekerja menjadi elemen krusial dalam menjaga keselamatan dan keberlangsungan operasional.
“Melalui penerapan fitness to work yang didukung pemeriksaan kesehatan serta berbagai inisiatif yang mendorong pola hidup sehat, kami ingin memastikan setiap pekerja tidak hanya siap bekerja, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatannya sebagai bagian dari budaya kerja di Kilang Plaju,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa upaya tersebut diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif yang berkelanjutan.
“Ketika kesehatan menjadi perhatian bersama, maka keselamatan kerja dapat terjaga secara lebih optimal,” tambahnya.
Melalui berbagai inisiatif yang terintegrasi dalam standar HSSE, Kilang Plaju terus menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat. Langkah ini sekaligus menjadi fondasi penting dalam menjaga keandalan operasional serta mendukung penyediaan energi bagi masyarakat secara berkelanjutan. (vv)

















