Intinews | Disiplin operasional dan kesiapan individu menjadi faktor kunci dalam menjaga keselamatan kerja di industri pengolahan migas yang berisiko tinggi. Komitmen tersebut kembali ditegaskan oleh PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju melalui AIMS Campaign Series #12 bertema Operational Discipline & Human Performance.
Kampanye ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat budaya Health, Safety, Security and Environment (HSSE) di lingkungan kerja. Dalam operasional kilang yang memiliki kompleksitas proses tinggi, konsistensi terhadap prosedur dan kewaspadaan individu dinilai sebagai elemen penting dalam mencegah potensi insiden.
Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Plaju, Siti Fauzia, menyampaikan bahwa keandalan operasional tidak hanya bertumpu pada teknologi dan sistem proteksi, tetapi juga pada perilaku kerja yang disiplin dan bertanggung jawab.
“Setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan dan lingkungan kerja. Melalui kampanye ini, kami ingin memastikan nilai disiplin, kepedulian, dan tanggung jawab terus menjadi budaya yang hidup dalam setiap aktivitas operasional,” ujarnya.
Tekankan Kondisi Fit dan Kepatuhan Prosedur
Dalam kampanye AIMS Series #12, perusahaan mengingatkan pekerja untuk memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum bekerja, melakukan identifikasi potensi bahaya sejak awal, serta menjalankan setiap aktivitas sesuai prosedur yang berlaku. Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan risiko kesalahan manusia (human error) yang kerap menjadi salah satu faktor penyebab insiden industri.
Edukasi dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai saluran komunikasi internal, seperti safety briefing rutin, media komunikasi perusahaan, hingga penguatan pesan keselamatan di area operasional.
Siti Fauzia menambahkan bahwa penguatan human performance menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun sistem kerja yang selaras antara manusia, proses, dan teknologi.
“Kami terus meningkatkan kesadaran terhadap faktor-faktor seperti kelelahan, kelengahan, maupun potensi pelanggaran prosedur. Dengan pendekatan ini, potensi risiko dapat ditekan sejak dini sebelum berkembang menjadi insiden,” jelasnya.
Dukung Ketahanan Energi Sumbagsel
Penguatan budaya HSSE di Kilang Plaju memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas produksi dan distribusi energi, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Operasional yang aman dan andal menjadi fondasi utama dalam mendukung kelancaran pasokan energi bagi masyarakat dan sektor industri.
Sebagai salah satu unit pengolahan penting di Sumatera Selatan, Refinery Unit III Plaju terus berupaya memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar keselamatan dan regulasi yang berlaku. Konsistensi dalam menerapkan disiplin operasional diharapkan mampu menjaga keberlanjutan bisnis sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.
Melalui AIMS Campaign Series #12, Pertamina RU III Plaju menegaskan bahwa keselamatan bukan sekadar prosedur administratif, melainkan budaya kerja yang harus diterapkan secara konsisten oleh seluruh insan perusahaan. (vv)


















