Unras Pondok Mesuji, Harapkan Solusi

Intinews | Setelah melakukan Unjuk Rasa (Unras) di depan gedung kantor Gubernur Sumatera Selatan, massa unras bergerak depan gedung Dewan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel, Rabu (10/8/2022).

Pendemo merupakan massa yang tergabung dalam Aliansi Sumatra Selatan Bersatu melawan mafia tanah.

Puluhan pendemo yang datangi gedung rakyat, menuntut Pemprov Sumsel mengambil kembali aset yang dimiliki yaitu Pondok Mesuji Yogyakarta dengan mengajukan gugatan ke pengadilan.

Diketahui Pondok Mesuji yang didirikan oleh Yayasan Batang Hari Sembilan, diperuntukkan bagi mahasiswa yang melanjutkan pendidikannya di Yogyakarta tanpa harus membayar sewa.

Koordinator Unras, Muhammad Hafisz mengatakan para mahasiswa Sumsel yang ada di Yogyakarta diintimidasi dan diperintahkan untuk mengosongkan Pondok tersebut.

“Seluruh mahasiswa Sumsel yang belajar di Yogyakarta diintimidasi dan disuruh mengosongkan Pondok Mesuji,” ungkap Hafidz.

“Untuk itu kami mendatangi DPRD Sumsel ini agar bisa membantu memberikan solusi terhadap masalah ini”, lanjutnya.

Selanjutnya, pihak kuasa hukum pimpinan pusat Muhammadiyah bermaksud mengajukan peralihan hak terhadap setifikat hak guna bangunan Nomor 00147/Wirobrajan Yogyakarta seluas 1.914 atas nama Yayasan Batang Hari Sembilan Sumsel.

Sementara, pihak BPKAD Sumsel menjelaskan bahwa aset tersebut belum dipindahtangankan ke pihak manapun.

Untuk itu, massa pendemo meminta Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Ketua DPRD Sumsel Hj. RA. Anita Noeringhati,SH, MH. agar bertindak cepat dalam penanganan perebutan aset milik Pemprov tersebut. Menurutnya, hal tersebut harus diselesaikan agar tidak ada lagi simpang siur dan saling hak atas aset yang berada di Yogyakarta.

Terlihat beberapa personel gabungan yang terdiri dari Kepolisan Polrestabes Palembang dan Polsek Ilir Barat 1 bersiaga di depan Kantor DPRD Sumsel.

“Kita bersama Polrestabes Palembang menurunkan 96 orang dan kita bagi di dua tempat tersebut”ungkap Kapolsek IB 1 Kompol Roh Tambunan.

Dirinya juga mengatakan aksi tersebut berjalan aman dan lancar.

“Demonya berjalan lancar dan cepat karena Ibu Ketua DPRD Sumsel dan Gubernur langsung turun dan menyaksikan aksi tersebut”, ungkapnya lagi.

Untuk menyerap aspirasi masyarakat, ketua DPRD Sumsel Hj.R.A.Anita Noeringhati, SH.,MH. Menerima langsung puluhan pengunjuk rasa di halaman gedung.

‘kami sebagai wakil rakyat, menerima semua aspirasi yang berkembang”, ujar Anita.

“Kami sangat memahami kerisauan yang dikeluhkan pendemo mudah-mudahan persoalan ini segera ada solusinya”, tutup Anita. (Sil)

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *