Intinews | Kabut asap yang semakin tebal menyebabkan aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang mengalami gangguan. Seluruh maskapai dilaporkan menunda penerbangan akibat terbatasnya jarak pandang yang dinilai belum memenuhi batas minimum keselamatan operasional penerbangan.
Berdasarkan pembaruan informasi pada Sabtu, 10 Oktober 2026, pukul 15.00 WIB, jarak pandang (visibility) di kawasan bandara tercatat hanya sekitar 350 meter. Kondisi tersebut menyulitkan aktivitas penerbangan, baik keberangkatan maupun kedatangan.
Penundaan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mengutamakan keselamatan penumpang dan awak pesawat, mengingat jarak pandang yang terbatas dapat memengaruhi proses lepas landas maupun pendaratan pesawat.
Situasi ini juga berpotensi berdampak pada jadwal perjalanan penumpang, termasuk kemungkinan perubahan waktu keberangkatan dan kedatangan.
Penumpang yang akan melakukan perjalanan melalui Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang diimbau untuk terus memantau informasi terbaru dari pihak maskapai dan pengelola bandara. Penumpang juga disarankan memastikan status penerbangan sebelum berangkat menuju bandara.
Hingga pembaruan pukul 15.00 WIB, kondisi kabut asap masih menjadi perhatian dalam operasional penerbangan di Bandara SMB II Palembang. Keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama di tengah terbatasnya jarak pandang. (vv)

















