Intinews | Jarak pandang yang turun hingga 500 meter mengganggu penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang, Kamis (1/10/2026) pagi. Sejumlah penerbangan tertahan, satu pesawat kembali ke bandara asal, sementara satu penerbangan lainnya dialihkan ke Pekanbaru.
Data operasional Bandara SMB II hingga pukul 10.22 WIB mencatat gangguan terjadi pada penerbangan keberangkatan maupun kedatangan.
General Manager Bandara SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Sahab, mengatakan kondisi tersebut terjadi karena jarak pandang berada di bawah batas minimum operasional penerbangan.
“Sejumlah penerbangan mengalami keterlambatan karena visibility berada di bawah batas minimum. Keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas, sehingga operasional menyesuaikan kondisi cuaca dan jarak pandang, ” kata Ahmad Syaugi Sahab.
Untuk keberangkatan, penerbangan IU 302 rute Palembang–Pangkalpinang yang dijadwalkan pukul 06.20 WIB baru berangkat pukul 07.41 WIB. Saat itu jarak pandang di Pangkalpinang tercatat 300 meter, sedangkan di Palembang 500 meter.
ID 7054 tujuan Halim Perdanakusuma juga mengalami keterlambatan. Dari jadwal pukul 09.00 WIB, pesawat berangkat pukul 09.29 WIB.
Sementara hingga pembaruan pukul 10.22 WIB, IP 311, IU 964, IU 871, QG 987 dan GA 107 belum tercatat waktu keberangkatannya.
Dampak lebih terasa pada penerbangan yang menuju Palembang.
QG 980 dari Jakarta yang dijadwalkan tiba pukul 07.10 WIB tercatat return to base (RTB). Sedangkan IU 933 dari Yogyakarta yang semula dijadwalkan tiba pukul 08.05 WIB harus dialihkan ke Pekanbaru (PKU).
Tiga penerbangan lain dari Jakarta, yakni IP 310, IU 924 dan GA 102, hingga pembaruan tersebut belum tercatat estimasi waktu kedatangannya.
Pihak bandara terus memantau perkembangan jarak pandang dan berkoordinasi dengan maskapai serta pihak terkait. Operasional penerbangan akan menyesuaikan kondisi aktual di lapangan. (vv)

















