Intinews | Aktivitas arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan. Selama sepekan pelaksanaan Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026, total pergerakan penumpang tercatat mencapai 82.891 orang, atau tumbuh 16,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang berjumlah 71.069 penumpang.
Lonjakan tertinggi terjadi pada H-2 Idul Fitri (18 Maret 2026) dengan jumlah penumpang harian mencapai 13.930 orang, menandai puncak arus mudik tahun ini.
Tak hanya penumpang, pergerakan pesawat juga mengalami peningkatan. Dalam periode yang sama, tercatat 552 pergerakan pesawat, naik 17,9 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 468 pergerakan. Untuk mengakomodasi lonjakan tersebut, bandara mengoperasikan 101 penerbangan tambahan (extra flight) ke sejumlah rute populer seperti Jakarta, Surabaya, Batam, Pangkal Pinang, Kualanamu, dan Yogyakarta.
General Manager bandara, Ahmad Syaugi Shahab, menyebut capaian ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat sekaligus kesiapan operasional yang matang dari pihak bandara.
“Peningkatan jumlah penumpang yang diikuti dengan bertambahnya pergerakan pesawat, termasuk penerbangan ekstra, telah kami antisipasi melalui kesiapan infrastruktur, fasilitas, serta personel bandara,” ujarnya dalam keterangan press, Sabtu (21/3/2026).
Ia menegaskan bahwa fokus utama pengelola bandara adalah memastikan operasional berjalan lancar, sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan selama periode mudik hingga arus balik.
“Kami berkomitmen melayani pengguna jasa dengan sepenuh hati serta memastikan seluruh aspek keselamatan dan keamanan tetap terjaga,” tambah Syaugi.
Lebih lanjut, pihak bandara juga memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait guna memastikan pelayanan optimal bagi para pemudik. Sinergi ini dinilai menjadi kunci dalam menghadapi lonjakan trafik tahunan yang selalu terjadi saat Lebaran.
Sebagai pintu gerbang udara utama Provinsi Sumatera Selatan, Bandara SMB II optimistis dapat mempertahankan kinerja positif ini hingga akhir periode angkutan Lebaran 2026, sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi masyarakat yang hendak merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman. (vv)

















