Intinews | Dua UMKM binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel membawa pulang catatan penjualan Rp385 juta dari Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 di Jakarta.
Dua UMKM itu yakni Ilham Bahari dan Songket Permata Palembang. Keduanya mengikuti pameran yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), 26–30 September 2026.
Ilham Bahari mencatat penjualan paling besar dengan omzet Rp272,5 juta selama lima hari pameran.
UMKM yang dipimpin Naufal Muhammad itu membawa sejumlah produk khas Palembang, mulai dari songket, batik hingga songket limar sutra.
Naufal mengatakan, Kriyanusa menjadi kesempatan bagi Ilham Bahari untuk kembali bertemu konsumen sekaligus membuka pasar baru. Terlebih, mereka sudah cukup lama tidak mengikuti pameran.
“Merupakan suatu kehormatan bagi kami terpilih menjadi perwakilan Pertamina dalam Pameran Kriyanusa 2026. Kami senang sekali setelah sekian lama tidak ikut, sekarang kembali diberikan kesempatan,” ujar Naufal.
Menurut Naufal, hasil pameran bukan hanya soal transaksi. Sejumlah calon pembeli mulai dijajaki setelah melihat langsung produk yang mereka bawa.
“Di pameran kali ini kami mendapatkan beberapa buyer baru yang sangat potensial, baik dari bidang pemerintahan maupun reseller. Kami berharap hubungan tersebut dapat terus berlanjut dan membuka calon buyer baru lainnya,” katanya.
Sementara Songket Permata Palembang yang dipimpin Sri Ratna mencatat omzet Rp112,5 juta selama lima hari mengikuti Kriyanusa 2026.
Pameran tersebut mempertemukan pelaku usaha dan perajin dari berbagai daerah. Produk yang dibawa juga langsung berhadapan dengan konsumen maupun calon mitra.
Bagi dua UMKM asal Palembang itu, kesempatan tersebut tidak hanya menghasilkan penjualan. Ada calon buyer yang bisa ditindaklanjuti setelah pameran selesai.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi mengatakan akses pasar menjadi bagian penting dalam pembinaan UMKM.
“Pembinaan UMKM tidak hanya berhenti pada peningkatan kapasitas, tetapi juga perlu diikuti dengan akses pasar yang lebih luas,” ujar Rusminto.
Ia mengatakan, melalui pameran seperti Kriyanusa, produk UMKM binaan bisa diperkenalkan ke pasar yang lebih luas sekaligus membuka jejaring usaha.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terus memfasilitasi UMKM binaannya untuk mengikuti berbagai kegiatan yang dapat membuka akses pasar dan peluang usaha.
Program tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Asta Cita 3 serta SDGs Tujuan 8 terkait pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. (vv)

















