Intinews | Perubahan iklim kini bukan lagi isu yang hanya dibicarakan sebagai ancaman masa depan. Dampaknya semakin nyata dirasakan masyarakat melalui perubahan cuaca ekstrem, peningkatan suhu, hingga berbagai tantangan lingkungan lainnya. Menjawab kondisi tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Kilang Plaju terus memperkuat komitmennya dalam mendukung aksi iklim melalui berbagai program keberlanjutan yang terintegrasi dengan kegiatan operasional perusahaan.
Mengusung semangat “Inspired by Nature, For Climate, For Our Future”, Kilang Plaju menjalankan berbagai langkah strategis untuk menciptakan operasional yang lebih ramah lingkungan, mulai dari efisiensi energi, pengurangan emisi, pengelolaan limbah, hingga program konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Sepanjang tahun 2025, Kilang Plaju berhasil mencatat efisiensi energi mencapai 1.801.692,52 Gigajoule per tahun. Capaian ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengoptimalkan penggunaan energi sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas operasional kilang.
Tidak hanya itu, perusahaan juga mencatat keberhasilan dalam menekan emisi. Kilang Plaju mampu mengurangi emisi konvensional sebesar 197,83 ton per tahun serta menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 115.762,77 ton CO2eq per tahun.
Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Plaju, Siti Fauzia, menegaskan bahwa aksi iklim membutuhkan komitmen yang konsisten dan kolaborasi dari seluruh pihak, termasuk sektor industri.
“Perubahan iklim merupakan tantangan global yang membutuhkan kontribusi dari seluruh pihak. Di Kilang Plaju, komitmen tersebut kami wujudkan melalui berbagai inisiatif yang terintegrasi dalam operasional perusahaan, mulai dari efisiensi energi, pengurangan emisi, hingga pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Kami percaya bahwa menjaga ketahanan energi harus berjalan seiring dengan menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Siti.
Selain fokus pada pengurangan emisi, Kilang Plaju juga terus memperkuat penerapan prinsip ekonomi sirkular melalui pengelolaan limbah yang berkelanjutan. Perusahaan berhasil meningkatkan kinerja pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) melalui rasio 4K (Kurangi, Kumpulkan, Kelola, dan Kendalikan) sebesar 58,50 persen per tahun.
Sementara itu, pengelolaan sampah juga menunjukkan hasil positif. Sebanyak 63,83 persen sampah berhasil dikurangi, digunakan kembali, didaur ulang, maupun dimanfaatkan sehingga tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan akhir.
Komitmen keberlanjutan Kilang Plaju juga diwujudkan melalui berbagai program konservasi lingkungan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pelestarian ekosistem mangrove di wilayah pesisir Sumatera Selatan. Sejak tahun 2023, perusahaan telah menginisiasi penanaman sekitar 21 ribu pohon mangrove sebagai upaya menjaga kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kapasitas penyerapan karbon biru atau blue carbon.
Mangrove memiliki peran penting sebagai pelindung alami pantai dari abrasi, habitat berbagai biota pesisir, serta menjadi salah satu ekosistem yang efektif dalam menyerap dan menyimpan karbon untuk membantu mitigasi perubahan iklim.
Di sisi lain, Kilang Plaju juga menjalankan berbagai program pelestarian keanekaragaman hayati guna menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar wilayah operasional perusahaan. Berbagai inisiatif tersebut menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek aksi iklim, ekosistem laut, dan ekosistem daratan.
Menurut Siti, berbagai capaian lingkungan yang diraih perusahaan tidak terlepas dari dukungan seluruh pekerja dan para pemangku kepentingan yang memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.
“Alam selalu mengajarkan tentang keseimbangan dan keberlanjutan. Karena itu, setiap langkah yang kita lakukan, mulai dari menghemat energi, mengurangi emisi, hingga menjaga lingkungan, akan menjadi kontribusi berharga bagi masa depan generasi mendatang,” tuturnya.
Melalui semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan, Kilang Plaju optimistis berbagai langkah yang dilakukan saat ini tidak hanya memberikan manfaat bagi operasional perusahaan, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi masyarakat serta menjadi warisan keberlanjutan bagi generasi yang akan datang. (vv)

















