Intinews | Kabar duka datang dari Sumatera Selatan. Mantan Gubernur Sumsel dua periode, Alex Noerdin, meninggal dunia pada Rabu (25/2/2026) pukul 13.30 WIB di RS Siloam Jakarta saat menjalani perawatan intensif. Ia wafat dalam usia 76 tahun.
Jenazah almarhum saat ini disemayamkan di rumah putra sulungnya, Dodi Reza Alex Noerdin, di Jakarta sebelum diterbangkan ke Palembang pada Kamis pagi (26/2/2026).
Juru bicara keluarga, Okta Alfarisi, menyampaikan bahwa jenazah akan dibawa terlebih dahulu ke rumah duka di Jalan Merdeka, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, setibanya di Sumatera Selatan.
“Untuk jenazah almarhum saat ini disemayamkan dulu di rumah Dodi Reza. Besok pagi baru diterbangkan ke Palembang menggunakan pesawat,” ujar Okta, Rabu (25/2/2026).
Akan Dimakamkan di TPU Kebun Bunga Palembang
Setelah disemayamkan di rumah duka, jenazah Alex Noerdin akan dimakamkan di makam keluarga yang berada di TPU Kebun Bunga, Palembang.
“Setelah disemayamkan sebentar di rumah duka, jenazah akan dikebumikan di makam keluarga TPU Kebun Bunga Palembang,” tambah Okta.
Rencananya, prosesi pemakaman akan dihadiri keluarga besar, kerabat, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat daerah yang pernah bekerja bersama almarhum semasa menjabat.
Riwayat Sakit Sebelum Meninggal Dunia
Sebelum wafat, kondisi kesehatan Alex Noerdin dilaporkan menurun sejak Jumat (20/2/2026). Ia disebut mengalami penyumbatan empedu serta infeksi pada pankreas yang memicu komplikasi serius.
Awalnya, almarhum sempat mendapatkan perawatan di RS Siloam Palembang. Namun karena keterbatasan peralatan medis untuk penanganan lanjutan, ia kemudian dirujuk dan diterbangkan ke RS Siloam Jakarta guna mendapatkan perawatan intensif.
Sejak beberapa hari terakhir, kondisi kesehatannya terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Rabu siang.
Kiprah dan Pengabdian untuk Sumatera Selatan
Alex Noerdin dikenal sebagai salah satu tokoh berpengaruh di Sumatera Selatan. Ia menjabat sebagai Gubernur Sumsel selama dua periode, 2008–2013 dan 2013–2018. Di masa kepemimpinannya, sejumlah proyek infrastruktur dan pembangunan olahraga berskala nasional maupun internasional digelar di Palembang.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Sumatera Selatan yang mengenalnya sebagai sosok pemimpin dengan visi pembangunan daerah yang kuat.
Pihak keluarga meminta doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta seluruh proses pemakaman berjalan lancar. (vv)


















