Intinews | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terus mendorong promosi potensi daerah ke tingkat internasional. Salah satunya melalui kegiatan Sultan Muda Jelajah Wisata yang menjadi bagian dari rangkaian Familiarization Trip Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur bersama media dan travel agent Malaysia.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan ini bertujuan memperkenalkan potensi pariwisata, ekonomi kreatif, serta membuka peluang kerja sama internasional bagi sektor pariwisata dan UMKM di Sumatera Selatan.
Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto, menegaskan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama jika didukung dengan akses keuangan yang inklusif.
“Melalui kegiatan ini, OJK mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan bagi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif sehingga mampu memanfaatkan akses pembiayaan secara optimal serta mengembangkan usaha secara berkelanjutan,” ujar Arifin.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, Rudi Irawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan destinasi unggulan Sumatera Selatan kepada pasar internasional.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap potensi pariwisata Sumatera Selatan semakin dikenal oleh pasar internasional sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara serta membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas,” kata Rudi.
Dukungan juga datang dari perwakilan KBRI Kuala Lumpur. Sekretaris Pertama Ekonomi, Maria Putri Kusumanegari, mengapresiasi langkah kolaboratif antara OJK dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam memperkuat promosi potensi daerah sekaligus mempererat hubungan kerja sama internasional.
Selain itu, Ketua Tim Pemasaran Wilayah Malaysia, Indochina, dan Brunei Darussalam Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Riska Inki Fitria, menilai sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mendorong pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Kegiatan ini juga sejalan dengan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan, khususnya dalam mendukung pengembangan sektor unggulan daerah melalui kolaborasi antar pemangku kepentingan. Inisiatif ini terintegrasi dengan visi Sumsel Wonderful 2030 yang menjadikan pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai motor penggerak pembangunan daerah.
Tak hanya itu, program ini turut memperkuat gerakan 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan melalui kehadiran Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) sebagai pusat edukasi, inkubasi, dan kolaborasi bagi generasi muda dan pelaku usaha, termasuk di sektor pariwisata.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari perwakilan KBRI Kuala Lumpur, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, pemerintah daerah, asosiasi pelaku industri pariwisata, hingga lembaga jasa keuangan.
Melalui sinergi ini, diharapkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Sumatera Selatan semakin berkembang, mampu menarik wisatawan mancanegara, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (vv)

















