Intinews | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Sumatera Selatan terus memantapkan langkah organisasi dengan melakukan audiensi sekaligus pendaftaran ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Selatan.
Audiensi tersebut diterima langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Sumsel, Drs. H. Arinarsa Jaya Sudir, di Kantor Kesbangpol Sumsel, Jalan Kapten P. Tendean, Palembang, Rabu (11/2/2026).
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat legalitas organisasi sekaligus membangun sinergi kelembagaan antara PJS Sumsel dan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung demokrasi, keterbukaan informasi publik, serta tata kelola organisasi pers yang tertib dan profesional.
Ketua DPD PJS Sumsel, Edi Triono, ST hadir didampingi jajaran pengurus inti, yakni Wakil Ketua Oyong Hairuddin, Sekretaris Wahyudi, Wakil Sekretaris Tri Ricki Yakub, serta Ketua Divisi Pendidikan, Pelatihan dan Kompetensi Yuli Afriani. Kehadiran lengkap pengurus ini menunjukkan komitmen serius PJS Sumsel dalam membangun komunikasi konstruktif dengan pemerintah daerah.
Dalam paparannya, Edi Triono menyampaikan perkembangan organisasi sejak dirinya dilantik pada 16 Juni 2025. Ia menyebut, hingga awal 2026, PJS Sumsel telah membentuk 14 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di Sumatera Selatan.
“Sejak dilantik 16 Juni 2025, PJS Sumsel telah memiliki 14 DPC di Sumatera Selatan, dengan total kepengurusan tingkat provinsi sebanyak 25 orang dan ratusan anggota yang aktif,” ujar Edi.
Tak hanya memperluas struktur organisasi di daerah, PJS juga tengah menempuh proses strategis di tingkat nasional. Edi mengungkapkan bahwa PJS telah mendaftarkan diri ke Dewan Pers dan bersiap menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-3 pada Juni 2026.
Menurutnya, Munas tersebut akan menjadi momentum penting untuk melengkapi persyaratan administratif dan kelembagaan agar PJS dapat ditetapkan sebagai organisasi pers konstituen Dewan Pers.
“Saat ini PJS sudah mendaftar ke Dewan Pers. Insya Allah Juni 2026 kami akan menggelar Munas ke-3 untuk melengkapi seluruh persyaratan menjadi konstituen Dewan Pers,” tegasnya.
Edi juga optimistis, apabila seluruh tahapan berjalan lancar, PJS berpeluang menjadi salah satu organisasi pers berbasis media siber yang resmi terdaftar sebagai konstituen Dewan Pers. Ia menambahkan, sepanjang 2025, DPD PJS Sumsel tercatat sebagai salah satu organisasi pers yang paling aktif menjalankan program kerja dan konsolidasi internal di wilayah Sumsel.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Sumsel, Drs. H. Arinarsa Jaya Sudir, menyambut baik kehadiran jajaran pengurus DPD PJS Sumsel. Ia mengapresiasi langkah organisasi yang proaktif membangun sinergi dengan pemerintah daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan audiensi ini. Kami berharap ke depan dapat terus bersinergi dengan insan pers,” ujar Arinarsa.
Ia menilai peran organisasi pers sangat strategis dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat, khususnya dalam memperkuat demokrasi dan memastikan informasi publik tersampaikan secara akurat serta bertanggung jawab.
Arinarsa juga mendorong agar kepengurusan PJS di tingkat kabupaten/kota segera dilengkapi. Menurutnya, saat ini PJS Sumsel tinggal membutuhkan tiga DPC lagi agar struktur organisasi di seluruh wilayah Sumatera Selatan semakin solid dan merata.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kontribusi organisasi pers dalam mendukung keterbukaan informasi publik. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan media, indeks keterbukaan informasi publik di Sumsel diharapkan dapat terus meningkat.
“Kami berharap PJS dapat ikut mendorong keterbukaan informasi publik, sehingga indeks keterbukaan informasi di Sumsel semakin tinggi,” pungkasnya.
Audiensi ini menjadi sinyal positif bahwa kolaborasi antara organisasi pers dan pemerintah daerah merupakan elemen penting dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat demokrasi, serta menghadirkan informasi yang kredibel dan berimbang kepada masyarakat.
DPD PJS Sumsel pun menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi melalui peningkatan kompetensi jurnalis media siber, pelatihan berkelanjutan, serta penguatan etika jurnalistik. Dengan sinergi yang semakin solid, PJS Sumsel diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang cerdas, kritis, dan memiliki literasi informasi yang baik. (vv)















