Intinews | Kementerian Agama (Kemenag) kembali memperoleh pengakuan atas kinerja komunikasi publiknya. Kali ini, Kemenag meraih Popular Government Institutions Award 2026 yang diberikan The Iconomics dalam ajang Indonesia Public Relations Summit 2026 di Auditorium Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil survei yang melibatkan 10 ribu responden di 10 kota besar di Indonesia. Survei dilakukan dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error ±2,5 persen, untuk mengukur tingkat popularitas serta persepsi masyarakat terhadap berbagai institusi pemerintah.
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin menilai penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa strategi komunikasi publik yang dijalankan Kemenag mendapat respons positif dari masyarakat.
“Kementerian Agama mengucapkan terima kasih kepada The Iconomics yang telah memberikan penghargaan kepada Kementerian Agama sebagai Popular Government Institution 2026,” ujar Kamaruddin.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Kementerian Agama untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi kepada publik. Ia juga menilai penghargaan ini memiliki makna tersendiri karena diraih setelah adanya penataan kelembagaan melalui pembentukan Kementerian Haji dan Umrah serta Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
“Ini merupakan penghargaan yang cukup membanggakan kepada Kementerian Agama atas komunikasi publik yang cukup baik,” katanya.
Penghargaan diterima Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar yang hadir mewakili Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Thobib mengatakan, penghargaan tersebut bukan semata hasil kerja satu unit, melainkan buah kolaborasi seluruh jajaran Kementerian Agama, baik di tingkat pusat maupun daerah, yang selama ini aktif menyampaikan berbagai program dan layanan kepada masyarakat.
“Tentu ini merupakan kerja sama dan kontribusi dari semua pihak, teman-teman di daerah, para Pranata Humas, serta semua unit yang berkontribusi untuk menyampaikan capaian-capaian dan kinerja terbaik bagi Kementerian Agama,” ujarnya.
Ia menambahkan, Menteri Agama Nasaruddin Umar bersama Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin terus mendorong seluruh satuan kerja agar tidak hanya menghadirkan pelayanan terbaik, tetapi juga mampu mengomunikasikan berbagai kebijakan dan program secara efektif kepada masyarakat.
“Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin terus mendorong stakeholder Kemenag untuk melakukan kerja terbaik sekaligus mengkomunikasikannya kepada masyarakat,” kata Thobib.
Menurutnya, komunikasi publik kini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan pemerintahan. Penyampaian informasi yang cepat, akurat, dan mudah diakses dinilai berperan penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi.
“Kemenag terus berkomitmen untuk menghadirkan komunikasi publik yang humanis, cepat, dan terpercaya untuk menjaga public trust melalui layanan informasi terbaik,” tuturnya.
Bagi Kementerian Agama, lanjut Thobib, apresiasi dari lembaga independen menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat keterbukaan informasi kepada publik.
“Penghargaan dari eksternal ini sebagai vitamin bagi Kemenag untuk memberikan pelayanan kepada umat. Tentu capaian ini adalah wujud dari kerja nyata seluruh pegawai Kemenag, pusat dan daerah, khususnya teman-teman yang bertugas di kehumasan,” tandasnya. (**)

















