Intinews | Kualitas udara Kota Palembang memburuk. Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) mencapai 195 pada Senin (24/8/2026) pagi atau masuk kategori tidak sehat.
Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kota Palembang membagikan 16.500 masker gratis kepada masyarakat di sejumlah titik keramaian. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak kabut asap yang mulai dirasakan warga.
Kabut asap yang menebal diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Kondisi ini menjadi perhatian karena gangguan kesehatan akibat kualitas udara buruk mulai terlihat.
Data Dinas Kesehatan Kota Palembang mencatat 9.313 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sepanjang 1–21 Agustus 2026.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa turun langsung membagikan masker kepada warga di Simpang Charitas. Ia bersama Komandan Kodim (Dandim) 0418/Palembang Kolonel Arh Erik Novianto, Kajari Palembang Mohammad Nasir, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Mahar Budi Adityawan serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Pembagian masker dilakukan di tiga titik yang menjadi pusat aktivitas kendaraan.
Sebanyak 2.000 masker dibagikan di Simpang Charitas dan dipimpin langsung Ratu Dewa.
Kemudian 2.000 masker dibagikan di simpang lima lampu merah DPRD Sumsel. Pembagian di lokasi ini dipimpin Asisten I Pemkot Palembang Sulaiman Amin.
Sementara di simpang lampu merah Flyover Polda Sumsel, sebanyak 2.000 masker dibagikan kepada pengguna jalan. Kegiatan tersebut dikoordinasikan Asisten III Pemkot Palembang Ahmad Bastari Yusak.
Selain pembagian di tiga titik jalan utama, Pemkot Palembang menyalurkan masing-masing 500 masker kepada Kejari Palembang, Kodim 0418/Palembang dan Polrestabes Palembang.
Sebanyak 500 masker untuk masing-masing 18 kecamatan di Kota Palembang juga disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat.
Ratu Dewa mengatakan, kondisi kabut asap saat ini harus disikapi dengan kewaspadaan. Masyarakat diminta tidak mengabaikan kesehatan, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan.
“Warga agar lebih waspada dan disiplin menjaga kesehatan serta mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan,” kata Ratu Dewa.
Ia juga meminta seluruh fasilitas kesehatan milik Pemkot Palembang meningkatkan kesiapsiagaan. Puskesmas diminta siap menerima warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan udara yang buruk.
“Apabila masyarakat mengalami gangguan pernapasan, segera periksakan diri ke puskesmas terdekat untuk mendapat penanganan,” ujarnya.
Ratu Dewa mengingatkan kelompok rentan agar mendapat perhatian lebih. Mereka antara lain lansia, ibu hamil, balita serta masyarakat yang memiliki riwayat asma, penyakit jantung, diabetes dan TB paru.
Jika mengalami kondisi darurat, warga diminta segera mendatangi rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Pemkot Palembang juga meminta seluruh OPD terkait meningkatkan kesiapsiagaan selama kualitas udara belum kembali ke kondisi normal.

















