Intinews | Suasana di Main Atrium OPI Mall Palembang mendadak riuh pada Sabtu (22/8/2026). Ratusan warga dan pencinta film berkumpul untuk menyambut kedatangan tim Baby Udon, film drama terbaru produksi Sumargo Films bersama LYTO Pictures yang membawa kisah cinta, kehilangan, sekaligus harapan tentang sebuah keluarga.
Kehadiran Denny Sumargo, Caitlin Halderman, dan Fanny Kondoh, pemilik kisah nyata yang menjadi inspirasi film tersebut, membuat antusiasme penonton semakin terasa.
Bukan sekadar agenda promosi, pertemuan itu menjadi kesempatan bagi penonton Palembang untuk mendengar langsung cerita di balik film yang disebut mengangkat perjalanan emosional Fanny bersama mendiang suaminya, Hajime Kondoh, hingga penantian mereka terhadap kehadiran buah hati yang kemudian diberi nama Kazuki atau KazKaz.
Dari area atrium hingga Opi XXI Palembang, penonton terlihat antusias mengikuti sesi Meet & Greet. Kesempatan berfoto, menyapa para pemain, hingga mendengarkan cerita Fanny tentang perjalanan hidupnya menjadi bagian yang membuat suasana semakin hangat.
Bagi sebagian penonton, justru kisah nyata di balik Baby Udon menjadi alasan tersendiri untuk penasaran.
Film yang disutradarai Fajar Bustomi itu tidak hanya menawarkan kisah romantis, tetapi juga membawa penonton masuk ke perjalanan tentang bagaimana seseorang bertahan ketika kehidupan tidak berjalan sesuai harapan.
Bukan Sekadar Kisah Cinta
Denny Sumargo yang juga menjadi pemeran utama sekaligus produser melalui Sumargo Films mengaku terkesan dengan sambutan masyarakat Palembang.
“Luar biasa sekali energi dan sambutan dari warga Palembang hari ini. Melihat antusiasme teman-teman di Sumatra yang begitu besar menyambut film Baby Udon membuat kami semakin yakin bahwa pesan ketulusan cinta dan perjuangan hidup ini bisa sampai ke lubuk hati penonton,” kata Denny.
Menurutnya, kisah yang dibawa Baby Udon memiliki sisi emosional yang dekat dengan kehidupan banyak orang. Film ini berbicara mengenai cinta, keluarga, kehilangan dan harapan yang tetap dijaga meski seseorang menghadapi keadaan sulit.
“Semoga film ini bisa menghangatkan hati seluruh masyarakat Palembang, ” ujarnya.
Sementara itu, bagi Fanny Kondoh, perjalanan membawa kisah keluarganya ke layar lebar merupakan pengalaman yang penuh emosi.
Ia mengaku setiap kali bertemu penonton di berbagai kota, dirinya merasa mendapatkan dukungan seperti dari keluarga sendiri.
“Setiap kali melangkah ke kota baru dan melihat senyum serta dukungan teman-teman semua, rasanya seperti dikelilingi keluarga sendiri,” tutur Fanny.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Palembang yang memberikan sambutan hangat terhadap kisahnya.
“Semoga kehadiran Baby Udon bisa menjadi pengingat manis bahwa harapan dan cinta sejati akan selalu menemukan jalannya, ” katanya.
Mengapa Baby Udon Layak Dinantikan?
Jika melihat dari kisah yang diangkat, Baby Udon bukan film yang hanya mengandalkan kisah romantis. Ada perjalanan emosional yang membuat penonton diajak melihat arti pasangan, keluarga dan sebuah harapan yang diperjuangkan dalam waktu panjang.
Apalagi cerita tersebut berangkat dari pengalaman nyata Fanny Kondoh. Hal itu membuat film ini memiliki lapisan emosi yang berbeda karena penonton tidak hanya menyaksikan sebuah cerita fiksi, tetapi juga perjalanan kehidupan yang pernah benar-benar terjadi.
Bagi penonton yang menyukai film drama keluarga dengan cerita yang menyentuh dan menguras emosi, Baby Udon bisa menjadi salah satu film yang patut masuk daftar tontonan pada September mendatang.
Terlebih, kehadiran Denny Sumargo dan Caitlin Halderman menjadi daya tarik lain yang membuat film ini semakin layak ditunggu.
Setelah Palembang, Baby Udon Lanjut ke Medan
Palembang menjadi kota pertama di Sumatra yang disambangi tim Baby Udon dalam rangkaian Roadshow & Meet & Greet.
Setelah Palembang, rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Medan pada Minggu (23/8/2026). Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung di Cinepolis Plaza Medan Fair dan Main Atrium Plaza Medan Fair.
Tur promosi kemudian berlanjut ke Makassar pada Sabtu (29/8/2026) di Nipah XXI dan Main Atrium Nipah Park.
Perjalanan promosi akan ditutup di Bali pada Minggu (30/8/2026) melalui agenda di Level 21 XXI dan Main Atrium Level 21 Bali.
Namun, perjalanan promosi tersebut baru menjadi pemanasan sebelum film benar-benar bertemu dengan penonton di seluruh Indonesia.
Baby Udon dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 3 September 2026.
Bagi yang sudah penasaran dengan kisah Fanny, Hajime, dan perjalanan mereka menantikan KazKaz, jawabannya akan segera hadir di layar lebar.
Karena terkadang, sebuah film tidak hanya membuat penonton menangis. Ada cerita tertentu yang justru membuat seseorang pulang dari bioskop sambil kembali memikirkan arti cinta, keluarga, kehilangan, dan harapan. (vv)

















