Intinews | Gen LIMAS mempertemukan sejumlah organisasi dan komunitas pemuda di Sumatera Selatan lewat GACOR 1.0 (Gen LIMAS Connection and Relations) di Auditorium OJK Sumatera Selatan.
Kegiatan dengan tema “From Community to Impact: How Youth Collaboration Creates Real Change” itu diisi diskusi, berbagi pengalaman hingga kegiatan kreatif yang melibatkan peserta secara langsung.
Hadir dalam kegiatan tersebut Marissa Deviantara, Manajer Madya Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Selatan, mitra komunitas serta anggota Gen LIMAS.
Director of External Affairs Gen LIMAS, Naura Keisya Imara, mengatakan GACOR dibuat sebagai ruang untuk mempertemukan komunitas yang selama ini bergerak di bidang masing-masing.
“GACOR menjadi langkah awal untuk mempertemukan beragam potensi pemuda agar dapat saling mendukung dalam menciptakan inisiatif bersama, “ujar Naura.
President of Gen LIMAS 2026, M. Febrin Abiyyu Ilyasa, menilai setiap komunitas memiliki kekuatan dan pengalaman yang berbeda. Menurutnya, perbedaan tersebut bisa menjadi modal untuk membuat kegiatan bersama.
“Setiap komunitas memiliki potensi yang besar, tetapi potensi tersebut akan semakin berarti ketika dapat diwujudkan melalui langkah bersama, “kata Febrin.
Marissa Deviantara dalam kesempatan itu juga menyoroti pentingnya jejaring antarpemuda. Menurut dia, hubungan yang terbangun antar komunitas dapat menjadi ruang untuk saling bertukar pengetahuan dan mengembangkan kapasitas.
Kegiatan diawali dengan pengisian Pre-Survey dan Brand Survey. Peserta diminta menyampaikan kebutuhan dan ekspektasi mereka terhadap GACOR 1.0.
Setelah itu, peserta mengikuti Beauty Demo Session bersama Azzura Cosmetics.
Agenda berlanjut ke Focus Group Discussion (FGD). Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dan diberikan dua kasus mengenai literasi keuangan.
Masing-masing kelompok kemudian membahas kasus tersebut dan mencari solusi bersama. Hasil diskusi dipresentasikan di hadapan peserta lainnya.
Pembahasan soal keuangan menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi diminta melihat persoalan keuangan dari kasus yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Setelah sesi diskusi, suasana kegiatan beralih ke crafting session. Peserta membuat phone case strap menggunakan beads dan tali strap bersama anggota kelompok.
Interaksi antarpeserta berlangsung lebih santai dalam sesi tersebut. Peserta yang sebelumnya berdiskusi dalam kelompok kembali bekerja bersama untuk menyelesaikan hasil kerajinan mereka.
Menjelang acara berakhir, peserta mengisi Post Survey. Gen LIMAS juga memberikan goodies kepada peserta dan kelompok yang aktif selama kegiatan.
GACOR 1.0 kemudian ditutup dengan foto bersama.
Bagi Gen LIMAS, kegiatan ini menjadi awal untuk memperluas hubungan dengan komunitas pemuda di Sumatera Selatan. Kolaborasi yang terbentuk diharapkan tidak berhenti pada pertemuan, tetapi berlanjut dalam kegiatan lain.
Kegiatan tersebut juga membawa isu literasi dan inklusi keuangan ke ruang komunitas pemuda. Pengelolaan keuangan yang bijak dinilai semakin penting bagi generasi muda, terutama di tengah banyaknya pilihan produk dan layanan keuangan saat ini.
Informasi mengenai kegiatan dan program Gen LIMAS dapat diikuti melalui Instagram @gen.limas.

















