Intinews | Perubahan besar kerap lahir dari hal-hal sederhana. Dari perhatian seorang ibu terhadap pendidikan anaknya, kepedulian kepada sesama, hingga semangat untuk saling menguatkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut pula yang selama ini menjadi energi bagi keluarga dan masyarakat.
Semangat itu tercermin dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Persatuan Wanita Patra (PWP) RU III Plaju yang mengusung tema “Wanita Patra Peduli, Menjaga Bumi Tetap Berenergi”. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran penting sebagai sumber energi pertama, baik di lingkungan keluarga maupun dalam kehidupan sosial.
Perayaan yang berlangsung di Gedung Aneka Komperta Plaju itu dihadiri Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel RU III Plaju, Senior Manager Operation & Manufacturing (SMOM), Ketua Umum Serikat Pekerja, Ketua PWP Regional Sumbagsel, para Section Head, serta seluruh pengurus dan anggota PWP RU III Plaju.
Tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, peringatan HUT ke-26 PWP juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial. Mulai dari pemberian beasiswa pendidikan kepada pelajar, bantuan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) PWP Tingkat Wilayah RU III, hingga santunan bagi para janda.
Bagi PWP, bantuan tersebut bukan hanya sekadar bentuk kepedulian, tetapi juga upaya menumbuhkan harapan dan optimisme bagi para penerima manfaat. Pendidikan yang layak diyakini menjadi pintu lahirnya generasi unggul, sementara kepedulian sosial menjadi fondasi kuat untuk membangun masyarakat yang saling mendukung.
Ketua PWP RU III Plaju, Yayah Khanafie, mengatakan perjalanan 26 tahun organisasi tersebut dibangun atas dasar persahabatan, kepedulian, dan semangat untuk terus bertumbuh bersama.
“Dua puluh enam tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Di dalamnya terdapat persahabatan, kepedulian, dan semangat untuk tumbuh bersama. Melalui tema ‘Wanita Patra Peduli, Menjaga Bumi Tetap Berenergi’, kami ingin mengingatkan bahwa perempuan adalah sumber energi pertama dalam kehidupan. Dari keluarga lahir dukungan dan semangat yang memungkinkan setiap pekerja untuk bertumbuh dan berkarya. Karena itu, kami berharap PWP terus menjadi wadah bagi perempuan untuk berkembang dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Yayah.
Menurutnya, perempuan tidak hanya memiliki peran penting dalam keluarga, tetapi juga menjadi motor penggerak lahirnya nilai-nilai kepedulian sosial. Karena itu, organisasi perempuan diharapkan dapat menjadi ruang belajar sekaligus sarana untuk berbagi dan berkontribusi bagi sesama.
Sementara itu, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU III sekaligus Penasihat PWP Tingkat Wilayah RU III, Khabibullah Khanafie, menilai dukungan keluarga, khususnya para ibu, memiliki kontribusi besar terhadap keberhasilan perusahaan dan pembentukan masyarakat yang tangguh.
“Tema ini sangat relevan dengan tantangan yang kita hadapi saat ini. Kami berharap setiap pekerja dapat menjalankan tugas secara optimal dengan dukungan penuh dari keluarga, khususnya para ibu yang selalu menjaga semangat dan memberikan dorongan dalam setiap langkah. Peran tersebut menjadi energi penting yang mendukung keberhasilan perusahaan,” kata Khabibullah.
Menurutnya, keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kinerja di tempat kerja, tetapi juga oleh keharmonisan dan dukungan yang tumbuh dari lingkungan keluarga.
Memasuki usia ke-26 tahun, Persatuan Wanita Patra RU III Plaju diharapkan terus menjadi ruang yang mampu menginspirasi perempuan untuk berkarya, berbagi, dan menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Dengan memperkuat peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat, PWP diharapkan terus menjadi energi positif yang mendukung kemajuan perusahaan sekaligus berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih tangguh dan berdaya saing. (vv)

















