Intinews | Bekerja di tengah panas dan kepulan asap membuat personel penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus menjaga kondisi tubuh tetap prima. Di lapangan, mereka tak hanya dituntut cepat memadamkan api, tetapi juga harus bertahan dalam kondisi yang berisiko bagi kesehatan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Perusahaan memberikan dukungan logistik dan perlengkapan pelindung bagi personel yang terlibat dalam penanganan karhutla di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Senin (6/7/2026).
Dukungan diberikan di tiga lokasi, yakni Posko BPBD Ogan Ilir, Posko Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Pulau Semambu, serta Posko Manggala Agni Gabungan di Kebun Raya Sriwijaya.
Sebanyak 216 personel menerima dukungan tersebut. Mereka terdiri dari 131 personel BPBD Ogan Ilir, 55 personel Manggala Agni Gabungan dari Sarolangun, Tebo, Banyuasin-Palembang dan Lahat, serta 30 anggota MPA Desa Pulau Semambu.
Bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa kebutuhan konsumsi. Pertamina juga memberikan perlengkapan untuk membantu melindungi personel dari paparan asap dan menjaga kondisi tubuh selama berada di lapangan.
Total bantuan yang diberikan berupa 280 paket Karhutla Care Kit yang berisi masker, tisu antiseptik dan vitamin. Selain itu, ada 75 dus air mineral, 15 dus biskuit, 310 paket makanan, serta 15 paket masker respirator dan kacamata pelindung.
Pertamina juga membawa layanan kesehatan langsung ke lokasi penanganan karhutla. Tim medis melakukan pemeriksaan terhadap 58 personel Manggala Agni dan petugas Kebun Raya Sriwijaya.
Pemeriksaan meliputi tekanan darah, suhu tubuh dan keluhan kesehatan yang dirasakan personel. Petugas medis juga memberikan obat maupun vitamin sesuai kondisi masing-masing.
Ketua MPA Desa Pulau Semambu, Iwan, mengapresiasi perhatian yang diberikan kepada personel di lapangan. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi tambahan semangat bagi anggota yang setiap hari terlibat dalam penanganan karhutla.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina atas bantuan yang diberikan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan menambah semangat kami karena ada yang memperhatikan dan mendukung perjuangan kami di lapangan,” ujar Iwan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan dukungan tersebut diberikan karena personel menjadi pihak yang langsung berhadapan dengan risiko karhutla.
Menurut dia, perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan personel tidak kalah penting dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.
“Karena itu, Pertamina Patra Niaga Sumbagsel ingin hadir bukan hanya memberikan dukungan logistik, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap perlindungan dan kesehatan mereka,” kata Rusminto.
Dia menilai penanganan karhutla tidak bisa dilakukan oleh satu pihak. Dibutuhkan kerja sama antara pemerintah, petugas di lapangan, masyarakat dan berbagai pihak lainnya.
“Semoga dukungan ini dapat membantu menjaga stamina sekaligus memberikan semangat bagi para personel untuk terus menjalankan tugas,” ujarnya.
Rusminto menegaskan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel akan terus mengambil bagian dalam upaya penanganan karhutla, khususnya melalui dukungan kepada personel yang berada di lapangan.
“Karhutla bukan hanya persoalan api, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat, lingkungan, dan mereka yang berada di garis depan untuk menanganinya. Kami ingin hadir untuk mendukung mereka agar dapat menjalankan tugas dengan lebih aman dan optimal,” katanya.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu personel BPBD, Manggala Agni maupun MPA menjalankan tugas di tengah ancaman karhutla yang masih membutuhkan kewaspadaan.
Sebab, di balik upaya memadamkan api, ada personel yang harus tetap bertahan dan bekerja di tengah kondisi lapangan yang berat. (v)

















