Komitmen PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) dalam menghadirkan program sosial yang berdampak nyata kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. PLN UID S2JB berhasil meraih penghargaan TOP CSR Awards 2026 #Star 4 atas keberhasilannya menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang terintegrasi dengan strategi bisnis perusahaan dan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa program TJSL PLN tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu menciptakan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Salah satu program unggulan yang mengantarkan PLN UID S2JB meraih penghargaan tersebut adalah Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik melalui Program Konversi Motor Listrik dan EV Support Berbasis Pendidikan Vokasi.
Program ini dijalankan melalui kolaborasi bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan dan sejumlah sekolah menengah kejuruan, yakni SMK Negeri 2 Palembang, SMK Negeri 4 Palembang, dan SMK Negeri 7 Palembang.
Inisiatif tersebut hadir sebagai jawaban atas kebutuhan peningkatan kompetensi di bidang teknologi kendaraan listrik yang terus berkembang pesat, sekaligus mendukung percepatan transisi energi nasional menuju penggunaan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.
Melalui program EV Support, PLN UID S2JB telah memberikan pelatihan konversi motor listrik kepada sekitar 200 guru dan siswa SMK. Tidak hanya itu, PLN juga membangun fasilitas bengkel konversi kendaraan listrik berstandar industri dan menyusun modul pembelajaran yang terintegrasi dengan kebutuhan pendidikan vokasi masa kini.
Dari program tersebut, sebanyak 12 teknisi konversi motor listrik bersertifikat berhasil dilahirkan sebagai bagian dari upaya menyiapkan tenaga kerja terampil di sektor kendaraan listrik yang diproyeksikan terus berkembang di masa depan.
Lebih jauh, PLN UID S2JB juga menghadirkan konsep Teaching Factory (TeFa) melalui pembangunan bengkel konversi motor listrik di SMK Negeri 2 Palembang. Fasilitas tersebut kini tidak hanya menjadi sarana praktik siswa, tetapi juga berkembang menjadi pusat layanan konversi dan servis kendaraan listrik bagi masyarakat umum.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara dunia pendidikan dan industri melalui program tersebut.
“Kami mengapresiasi dukungan PLN UID S2JB atas hadirnya fasilitas bengkel konversi motor listrik ini. Program ini membuktikan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri mampu mendorong terciptanya lulusan yang kompeten dan menguasai teknologi yang relevan dengan kebutuhan masa depan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala SMK Negeri 2 Palembang, H. Suparman. Menurutnya, keberadaan bengkel konversi motor listrik memberikan nilai tambah besar bagi sekolah maupun peserta didik.
“Bengkel konversi ini menjadi kebanggaan bagi sekolah sekaligus sarana bagi siswa untuk mempelajari teknologi masa depan secara langsung. Selain mendukung proses pembelajaran, fasilitas ini juga dapat melayani masyarakat yang ingin mengonversi kendaraan berbahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik,” ungkapnya.
Program tersebut juga mulai menarik perhatian masyarakat. Salah satunya Doni, pengemudi ojek online di Palembang yang tertarik menggunakan motor listrik hasil konversi yang dipamerkan PLN UID S2JB di kawasan Kambang Iwak.
“Selain lebih hemat biaya operasional, motor listrik juga lebih ramah lingkungan karena membantu mengurangi emisi karbon. Saya berharap semakin banyak pengemudi ojek online beralih menggunakan motor listrik konversi,”kata Doni.
Tak hanya berdampak secara sosial dan ekonomi, program EV Support juga memberi kontribusi nyata terhadap lingkungan. Berdasarkan hasil evaluasi program, inisiatif tersebut telah membantu mengurangi emisi sebesar 468,4 kilogram CO₂ ekuivalen serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan transportasi ramah lingkungan.
General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, mengatakan penghargaan TOP CSR Awards 2026 Star 4 menjadi motivasi bagi PLN untuk terus menghadirkan program TJSL yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Melalui Program EV Support, kami tidak hanya membangun fasilitas pembelajaran, tetapi juga menyiapkan talenta-talenta muda yang memiliki kompetensi di bidang kendaraan listrik, membuka peluang ekonomi baru, sekaligus mendukung percepatan transisi energi di Indonesia,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan sumber daya manusia menjadi fondasi penting dalam mewujudkan masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Menurutnya, transisi energi tidak hanya membutuhkan infrastruktur dan teknologi, tetapi juga SDM yang siap menghadapi perubahan. Karena itu, PLN akan terus memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem energi bersih yang inklusif dan berkelanjutan.
Penghargaan TOP CSR Awards 2026 Star 4 semakin memperkuat posisi PLN UID S2JB sebagai perusahaan yang tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik yang andal, tetapi juga aktif mendorong peningkatan kualitas SDM, inovasi pendidikan vokasi, penguatan ekonomi masyarakat, serta percepatan transisi energi menuju masa depan yang lebih hijau. (vv)

















