Intinews | Penantian warga Dusun Bintang Campak, Kelurahan Sterio, Kecamatan Banyuasin III, akhirnya berakhir. Setelah sekitar delapan tahun menunggu, listrik PLN kini masuk ke kawasan tersebut.
Sebanyak 50 kepala keluarga (KK) sudah menikmati aliran listrik sejak penyalaan pada 25 September 2026.
“Alhamdulillah, setelah sekitar delapan tahun kami menunggu, akhirnya listrik bisa hadir untuk warga Bintang Campak. Ini menjadi kebahagiaan besar bagi kami,” kata Ketua RT setempat, Edi Yusuf.
Menurut Edi, selama ini listrik menjadi salah satu kebutuhan yang ditunggu warga.
“Mudah-mudahan listrik ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga, pendidikan anak-anak, dan membantu kegiatan usaha warga,” ujarnya.
Warga lainnya, Husen, juga mengaku bersyukur listrik akhirnya menyala.
“Kami sudah lama berharap listrik bisa masuk ke sini. Sekarang setelah menyala, tentu kami sangat bersyukur. Banyak aktivitas yang nantinya bisa dilakukan dengan lebih mudah,” kata Husen.
Untuk mengaliri 50 KK tersebut, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 1,5 kilometer sirkuit (kms).
Kemudian Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 1,1 kms dan satu gardu distribusi berkapasitas 50 kVA.
Penyalaan listrik dihadiri Bupati Banyuasin Askolani, jajaran Pemkab Banyuasin, PLN dan warga setempat.
Askolani menyampaikan terima kasih kepada PLN yang telah membangun jaringan listrik di Bintang Campak.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PLN yang telah membantu menghadirkan listrik bagi masyarakat Dusun Bintang Campak,” ujarnya.
Askolani berharap warga menjaga jaringan listrik yang sudah dibangun dan menggunakannya dengan aman.
“Semoga dengan adanya listrik ini, aktivitas masyarakat semakin lancar dan kesejahteraan masyarakat Banyuasin semakin meningkat,” katanya.
General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar mengatakan, pembangunan jaringan listrik akan terus dilakukan untuk menjangkau wilayah yang belum terlayani.
“Listrik yang hadir hari ini kami harapkan benar-benar menjadi energi untuk bertumbuh. Ada anak-anak yang dapat belajar lebih nyaman, aktivitas keluarga yang semakin mudah, serta peluang usaha yang dapat dikembangkan,” ujar Diksi.
Sementara Manager PLN ULP Pangkalan Balai, Gema Sabarani mengingatkan warga untuk menjaga jaringan yang telah dibangun.
“Kami berharap listrik tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dimanfaatkan untuk kegiatan produktif yang memberikan nilai tambah bagi keluarga,” kata Gema.
Listrik ke Bintang Campak dibangun PLN UID Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu melalui ULP Pangkalan Balai bersama PLN UP2K Sumatera Selatan. (*)

















