Intinews | Memahami keuangan sejak dini menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menentukan masa depan. Tidak hanya soal menabung dan mengatur pengeluaran, pengelolaan keuangan juga perlu dilandasi pemahaman yang tepat, termasuk prinsip-prinsip syariah Islam.
Hal inilah yang menjadi perhatian Gen LIMAS melalui program GASPOL (Gen LIMAS Peduli Sosial) yang kali ini menyambangi Pesantren Ma’had Tahfidz Qur’an Darussalam Palembang. Kegiatan tersebut menghadirkan edukasi literasi keuangan syariah bagi para santri, dengan melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan, pimpinan pesantren, serta anggota Gen LIMAS.
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK, tingkat literasi keuangan syariah di Indonesia terus mengalami peningkatan. Meski demikian, pemahamannya masih perlu diperluas agar semakin banyak masyarakat yang mampu mengelola keuangan sesuai prinsip syariah.
Pesantren menjadi salah satu lingkungan strategis untuk memperkuat pemahaman tersebut. Selain mendalami ilmu agama, para santri juga perlu dibekali pengetahuan finansial agar mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak ketika memasuki kehidupan bermasyarakat.
Pimpinan Pesantren Ma’had Tahfidz Qur’an Darussalam Palembang, Ust. Dedi Mardiansyah, S.H., menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, pemahaman keuangan syariah merupakan bagian penting dari ilmu muamalah yang perlu dipelajari para santri.
“Edukasi mengenai keuangan syariah ini merupakan ilmu muamalah yang sangat berharga untuk membekali para santri agar kelak menjadi generasi yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga cerdas dan bijak dalam mengelola finansial sesuai dengan tuntunan agama,” ujarnya.
President of Gen LIMAS 2026, M. Febrin Abiyyu Ilyasa, mengatakan GASPOL menjadi salah satu bentuk kepedulian Gen LIMAS dalam memperluas edukasi keuangan kepada generasi muda, termasuk di lingkungan pesantren.
“Melalui kehadiran GASPOL di lingkungan pesantren, kami berharap para santri dapat menyerap ilmu pengelolaan keuangan berbasis syariah sebagai bekal masa depan mereka. Kami sangat ingin melihat generasi muda Islam yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki literasi finansial yang kuat, cerdas mengelola, dan bijak dalam mengambil keputusan,” kata Febrin.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan Asisten Manager Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Selatan, Winda Dinniyah Handarini.
Ia berharap edukasi keuangan syariah dapat membantu para santri memahami cara mengelola keuangan sekaligus mengenali risiko yang berpotensi merugikan.
“Kami berharap pemahaman literasi keuangan syariah sejak dini ini dapat mencetak santri yang cerdas finansial, terlindungi dari risiko kerugian, sekaligus turut berkontribusi dalam mendorong peningkatan inklusi keuangan syariah di Sumatera Selatan, “tuturnya.
Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dipandu Zilfy Landera selaku Master of Ceremony, dilanjutkan sambutan dari pihak pesantren, Gen LIMAS, dan OJK Sumatera Selatan. Setelah itu, dilakukan penyerahan donasi dan sertifikat kepada pihak pesantren serta sesi foto bersama.
Memasuki agenda utama, para santri dibagi ke dalam beberapa kelompok yang didampingi fasilitator. Mereka mengikuti edukasi bertajuk “Cerdas Mengelola, Bijak Memilih: Membangun Kebiasaan Finansial yang Bijak dan Tepat”.
Materi yang disampaikan tidak hanya membahas dasar-dasar pengelolaan keuangan, tetapi juga mengajak para santri memahami pentingnya mengatur prioritas, mengambil keputusan finansial secara bertanggung jawab, serta menghindari praktik yang bertentangan dengan prinsip syariah.
Suasana kegiatan semakin interaktif saat para peserta mengikuti permainan susun kata. Melalui permainan tersebut, para santri diajak menguji pemahaman materi sekaligus melatih kreativitas dan kerja sama dalam kelompok.
Program GASPOL di Pesantren Ma’had Tahfidz Qur’an Darussalam Palembang menjadi bagian dari upaya Gen LIMAS memperluas jangkauan edukasi keuangan di kalangan generasi muda. Pengetahuan finansial diharapkan tidak hanya dipahami sebagai teori, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Gen LIMAS berupaya terus menghadirkan kegiatan edukatif yang dekat dengan kebutuhan anak muda, termasuk generasi zillenial, agar semakin cakap dalam mengelola keuangan dan menentukan pilihan finansial sesuai prinsip syariah.
Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan Gen LIMAS dapat diakses melalui akun Instagram @gen.limas.

















