Intinews | Gerobak sampah yang biasa digunakan warga Kelurahan Panjang Utara, Kota Bandar Lampung, sudah rusak. Warga pun membutuhkan sarana baru untuk mengangkut sampah dari permukiman.
Kebutuhan itu dijawab Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Integrated Terminal (IT) Panjang.
Tiga gerobak sampah diserahkan kepada warga dalam Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) SIGAP (Siaga dan Bersihkan Panjang Utara), Kamis (20/8/2026).
Penyerahan berlangsung di Balai Kampung Baru Tiga. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga RT 01 LK I, RT 02 LK I dan RT 18 LK II.
Total ada 333 kepala keluarga (KK) yang berada di tiga wilayah tersebut.
Gerobak baru itu akan digunakan warga untuk mengumpulkan dan mengangkut sampah dari lingkungan permukiman.
Sutarni, Satuan Operasional Kebersihan Lingkungan Kelurahan Panjang Utara, mengatakan gerobak yang sebelumnya digunakan warga sudah tidak layak.
“Terima kasih kepada Pertamina atas bantuan gerobak sampah untuk lingkungan kami. Gerobak sebelumnya terbuat dari kayu dan sudah rusak. Dengan bantuan ini, pengumpulan dan pengangkutan sampah menjadi lebih mudah dan diharapkan dapat berjalan lebih baik,” ujar Sutarni.
Menurut Sutarni, keberadaan gerobak cukup membantu aktivitas kebersihan warga karena pengangkutan sampah dilakukan dari lingkungan permukiman.
Program SIGAP sudah berjalan di Panjang Utara sejak 2024. Kegiatannya tidak hanya soal penyediaan sarana kebersihan.
Warga juga mendapat edukasi mengenai pengelolaan sampah bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung.
Sementara untuk menghadapi potensi banjir, edukasi dan mitigasi dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Warga juga rutin menggelar kerja bakti setiap pekan.
Kegiatan itu dilakukan untuk membersihkan lingkungan dan saluran air dari sampah yang bisa menghambat aliran saat hujan.
Pertamina Dukung Kebersihan Warga
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi mengatakan, bantuan gerobak diberikan sesuai kebutuhan warga di wilayah Panjang Utara.
“Melalui SIGAP, kami ingin mendukung masyarakat Panjang Utara agar semakin peduli dan mampu menjaga kebersihan lingkungannya. Bantuan gerobak sampah diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik sekaligus memperkuat semangat gotong royong warga,” ujar Rusminto.
Ia mengatakan, kegiatan kebersihan tidak akan berjalan hanya dengan mengandalkan sarana. Warga tetap menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan masing-masing.
Karena itu, bantuan gerobak tersebut diharapkan bisa digunakan untuk mendukung kegiatan pengumpulan dan pengangkutan sampah yang selama ini dilakukan warga.
Program SIGAP juga menjadi bagian dari kegiatan TJSL Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Di Panjang Utara, kegiatan dilakukan bersama masyarakat dan pemerintah daerah. Selain persoalan sampah, program juga menyentuh kesiapsiagaan warga menghadapi banjir.
Bagi warga, tiga gerobak baru tersebut kini menjadi sarana tambahan untuk mengangkut sampah dari lingkungan mereka.
Sarana itu akan digunakan dalam aktivitas kebersihan sehari-hari, termasuk mendukung kerja bakti yang rutin dilakukan warga. (vv)

















