Intinews | Kekeringan mulai dirasakan warga Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang. Sebanyak 94 kepala keluarga (KK) di RT 15, RW 04, mendapat bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Bantuan air bersih tersebut disalurkan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (S2JB) bersama Generasi Cahaya Pintar (GENCAR) pada 18 Agustus 2026.
Air bersih diantar langsung ke lingkungan warga mulai pukul 10.00 WIB. Warga kemudian memanfaatkan bantuan tersebut untuk berbagai kebutuhan rumah tangga.
General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, mengatakan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda, terutama bagi warga yang mulai kesulitan mendapatkannya akibat kondisi kekeringan.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Ketika ada warga yang menghadapi keterbatasan untuk mendapatkannya, bantuan yang mungkin terlihat sederhana dapat memiliki arti yang besar,” kata Diksi.
Menurut Diksi, penyaluran air bersih melalui YBM PLN UID S2JB merupakan bagian dari kepedulian sosial insan PLN terhadap masyarakat di sekitar wilayah kerja.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, sehingga bantuan bisa menjangkau warga yang memang membutuhkan.
“Kami ingin kehadiran PLN tidak hanya dirasakan melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang tumbuh dari para insan PLN. Kolaborasi dengan GENCAR dalam penyaluran air bersih ini menjadi salah satu wujud semangat berbagi dan gotong royong untuk membantu masyarakat,” ujarnya.
Ketua RT 15, RW 04 Kelurahan Sukamulya, Sugianto, mengatakan bantuan tersebut cukup membantu warga di lingkungannya, khususnya untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
“Terima kasih kepada YBM PLN UID S2JB bersama Generasi Cahaya Pintar yang telah memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat di lingkungan kami. Bantuan ini tentu sangat berarti dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari,” ujar Sugianto.
Ia berharap bantuan seperti ini dapat kembali diberikan jika kondisi kekeringan masih berlangsung dan kebutuhan air bersih warga belum kembali normal.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan perhatian yang telah diberikan. Semoga kebaikan ini menjadi amal yang bernilai dan kegiatan seperti ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Penyaluran air bersih tersebut dilakukan untuk membantu warga Sukamulya menghadapi keterbatasan air selama kondisi kekeringan. Sebanyak 94 KK tercatat menerima bantuan dalam kegiatan tersebut. (vv)

















