Intinews | Komitmen menjaga ketahanan energi nasional terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit III Plaju menjalin sinergi yang semakin erat dengan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Palembang guna memastikan keamanan operasional dan kelancaran rantai pasok energi di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Hal tersebut mengemuka dalam kunjungan Komandan Lanal Palembang, Kolonel Laut (P) Arry Hendrawan, M.Tr Opsla, ke Kilang Plaju pada Kamis (4/6/2026).
Kedatangan Danlanal Palembang disambut langsung oleh General Manager Kilang Plaju, Khabibullah Khanafie, didampingi Manager HSSE serta Area Manager Communication, Relations & CSR di Ruang CRGM RU III Kilang Plaju.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Selain mempererat hubungan kelembagaan, kedua pihak juga membahas berbagai isu strategis terkait perkembangan bisnis energi, keamanan objek vital nasional, hingga upaya menjaga ketahanan energi nasional yang menjadi salah satu fondasi pembangunan.
Dalam kesempatan tersebut, Khabibullah Khanafie menjelaskan bahwa Kilang Plaju saat ini beroperasi secara normal dengan kapasitas produksi mencapai 120 ribu barel per hari (MBPOD). Kilang yang telah berdiri sejak tahun 1904 itu terus mengalami modernisasi untuk menjawab kebutuhan energi yang semakin berkembang.
“Kilang Plaju saat ini beroperasi normal dan terus menyuplai kebutuhan energi untuk wilayah Sumatera Bagian Selatan. Sebagai salah satu aset strategis nasional, kami berkomitmen menjaga keandalan operasi agar pasokan energi tetap aman bagi masyarakat,” ujar Khanafie.
Menurutnya, keberhasilan menjaga operasional kilang tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk TNI Angkatan Laut yang memiliki peran penting dalam menjaga keamanan wilayah perairan dan jalur distribusi energi.
Khanafie menegaskan bahwa keberadaan Lanal Palembang sangat strategis dalam mendukung keamanan rantai pasok migas (security of supply), khususnya di kawasan Objek Vital Nasional (Obvitnas) Kilang Plaju.
“Sinergi yang baik antara Kilang Plaju dan Lanal Palembang menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan operasional serta memastikan distribusi energi berjalan lancar dan aman,” katanya.
Sementara itu, Komandan Lanal Palembang Kolonel Laut (P) Arry Hendrawan menyampaikan apresiasinya terhadap peran Kilang Plaju yang selama ini menjadi salah satu penopang kebutuhan energi masyarakat di wilayah Sumbagsel.
Ia berharap komunikasi dan koordinasi antara Lanal Palembang dan Pertamina dapat terus diperkuat guna menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul di masa mendatang.
“Kami berharap selama masa kepemimpinan di Lanal Palembang dapat terus menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik dengan Pertamina. Sinergi ini penting untuk memastikan keamanan serta ketahanan suplai energi bagi masyarakat Sumatera Bagian Selatan,” ungkap Arry.
Menurutnya, menjaga ketahanan energi bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara unsur pemerintah, aparat keamanan, dan pelaku industri strategis nasional.
Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat utama Lanal Palembang, di antaranya Palaksa Lanal Palembang Letkol Laut (P) Sutrisno, Pasops Mayor Laut (P) Chadziq Saifurrahman, serta Pasintel Mayor Laut (P) Wahyu Hidayat.
Melalui pertemuan ini, Kilang Plaju dan Lanal Palembang menunjukkan komitmen bersama untuk terus memperkuat koordinasi, menjaga keamanan objek vital nasional, serta memastikan pasokan energi tetap terjaga demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan masyarakat di Sumatera Bagian Selatan. (vv)

















