Intinews |Tawa dan senyum hangat menyambut kedatangan jajaran Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju di Yayasan Sharing Disability Indonesia (YSDI), Palembang. Bagi ratusan penyandang multidisabilitas dan para pendampingnya, kehadiran rombongan bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan semangat baru bahwa masih banyak pihak yang peduli dan siap berjalan bersama mereka.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Kilang Plaju menyalurkan bantuan kepada 315 penerima manfaat berupa paket sembako, susu UHT, serta bantuan dana sebesar Rp30 juta untuk mendukung berbagai program pendampingan dan pemberdayaan yang dijalankan YSDI.
Bantuan tersebut merupakan hasil dari inisiatif Pasar Murah untuk Masyarakat Prasejahtera, di mana Kilang Plaju menyediakan 1.000 paket sembako senilai Rp200 ribu yang dapat ditebus masyarakat seharga Rp30 ribu. Seluruh hasil penjualan kemudian dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, termasuk dukungan bagi penyandang multidisabilitas di bawah naungan YSDI.
Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Plaju, Siti Fauzia, mengatakan bahwa perusahaan meyakini kepedulian sosial harus mampu menghadirkan dampak nyata sekaligus membuka ruang yang lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kami percaya kepedulian bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi juga menghadirkan harapan dan memastikan setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Kami berharap dukungan ini dapat memperkuat upaya pemberdayaan penyandang multidisabilitas sekaligus memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujar Siti.
Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari komitmen Kilang Plaju untuk terus menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat melalui berbagai program yang berorientasi pada keberlanjutan dan pemberdayaan.
Suasana penuh kehangatan pun terasa selama kegiatan berlangsung. Senyum para penerima manfaat menjadi gambaran sederhana bahwa perhatian dan kepedulian mampu memberikan arti besar bagi mereka. Salah satunya terlihat dari Dea, penerima manfaat yang menyambut bantuan dengan penuh antusias.
Bagi YSDI, dukungan tersebut bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar para penerima manfaat, tetapi juga memperkuat keberlangsungan berbagai program pembinaan yang selama ini dijalankan.
Ketua sekaligus Pendiri Yayasan Sharing Disability Indonesia (YSDI), Anis Mutmaina, mengapresiasi kepedulian Kilang Plaju yang dinilai konsisten mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina Kilang Plaju atas kepercayaan dan kepeduliannya kepada YSDI. Bantuan ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung kebutuhan serta program pemberdayaan bagi para penyandang multidisabilitas. Kami berharap sinergi yang baik ini dapat terus terjalin sehingga semakin banyak penyandang disabilitas yang merasakan manfaatnya,” tutur Anis.
Komitmen tersebut juga sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek sosial, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam mengurangi kesenjangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kolaborasi untuk pembangunan yang berkelanjutan.
Melalui berbagai program sosial yang terus dijalankan, Kilang Plaju menegaskan bahwa kepedulian bukanlah kegiatan seremonial semata, melainkan investasi sosial jangka panjang. Harapannya, semakin banyak penyandang multidisabilitas yang memperoleh kesempatan untuk tumbuh, mandiri, dan berpartisipasi secara setara dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang semakin inklusif dan berkeadilan. (vv)

















