Intinews | Komitmen kepedulian sosial terhadap masyarakat terus ditunjukkan secara nyata oleh Thamrin Group. Menggandeng Smile Train Indonesia, perusahaan ternama di Sumatera Selatan ini kembali menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa operasi celah bibir gratis bagi 40 pasien anak dan dewasa yang berasal dari wilayah Sumatera Selatan hingga Bengkulu.
Rangkaian bakti sosial ini dipusatkan di Rumah Sakit Charitas Palembang, yang ditandai dengan seremoni penyerahan donasi serta peninjauan langsung oleh manajemen. Pada tahun ini, Thamrin Group menggelontorkan alokasi bantuan mencapai Rp260 juta. Angka penerima manfaat pun meningkat signifikan hingga dua kali lipat ketimbang tahun sebelumnya yang menjangkau 20 pasien.
CEO Thamrin Group, Elysa Thamrin menegaskan bahwa keberadaan bisnis yang dipimpinnya tidak lepas dari kepercayaan yang telah diberikan masyarakat selama ini. Karena itu, aksi kemanusiaan semacam ini menjadi bentuk tanggung jawab moral perusahaan untuk memberi dampak positif secara langsung.
“Perusahaan tidak tumbuh hanya dari sekadar angka, namun dari kepercayaan masyarakat—baik konsumen setia maupun publik luas yang menjadi bagian dari perjalanan kami. Kepercayaan itulah yang menjadi tanggung jawab utama kami untuk terus dijaga,” ungkap Elysa Thamrin di sela acara.
Kerja sama yang terjalin ini juga mendapat apresiasi tinggi dari pihak mitra. Perwakilan Smile Train Indonesia, Emiliana Saptaningsih, mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan Thamrin Group di RS Charitas Palembang membawa angin segar bagi pemulihan fisik dan mental anak-anak penderita celah bibir.
“Sudah 1.175 pasien berhasil dioperasi di Charitas sejak 2007. Bantuan ini bukan yang pertama dari Thamrin Group, dan kami berharap sinergi seperti ini dapat meluas ke provinsi lain. Kita tidak berhenti hanya pada tindakan operasi, tetapi bagaimana menciptakan senyum baru demi masa depan anak-anak,” jelas Emiliana.
Manfaat program ini dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke daerah, seperti pasien asal Muara Enim, Prabumulih, hingga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Selain tindakan medis, seluruh rangkaian acara turut diisi dengan pembagian paket sembako serta pendampingan pascaoperasi guna memastikan proses pemulihan pasien berjalan optimal. (vv)

















