Intinews | Di tengah tantangan perubahan iklim dan pesatnya pertumbuhan kawasan perkotaan, keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) menjadi kebutuhan penting dalam menjaga kualitas lingkungan dan kenyamanan hidup masyarakat. Tidak hanya berfungsi sebagai paru-paru kota, ruang hijau juga memiliki manfaat ekologis, sosial, hingga ekonomi yang berkelanjutan.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju bersama Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang melaksanakan kegiatan penanaman pohon di kawasan Fasilitas Umum Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagardewa, Jalan Pagardewa, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diwujudkan melalui aksi nyata penghijauan dan pelestarian lingkungan di kawasan perkotaan.
Penanaman pohon dilakukan pada area yang terus dikembangkan menjadi ruang terbuka hijau sekaligus ruang publik bagi masyarakat. Kehadiran vegetasi di kawasan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas udara, menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan, serta menciptakan lingkungan yang lebih teduh dan nyaman untuk berbagai aktivitas warga.
Section Head Environment Kilang Plaju, Yogi Wardana, mengatakan bahwa pengembangan ruang terbuka hijau merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
“Kegiatan ini tidak hanya mendukung target pengembangan ruang terbuka hijau yang ditetapkan pemerintah daerah, tetapi juga menjadi bentuk kolaborasi nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat, asri, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Yogi.
Menurutnya, penanaman pohon merupakan langkah sederhana namun memiliki dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan apabila dilakukan secara konsisten.
“Selain meningkatkan tutupan hijau kota, pohon juga berperan penting dalam menyerap emisi karbon, menjaga kualitas udara, dan menciptakan ruang yang lebih nyaman bagi masyarakat,” tambahnya.
Yogi berharap kawasan RTH Pagardewa dapat terus berkembang menjadi ruang publik yang aktif dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan positif.
“Kami berharap kawasan ini dapat menjadi ruang terbuka hijau yang benar-benar hidup, digunakan masyarakat untuk olahraga, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga aktivitas lain yang dapat meningkatkan kualitas hidup warga, ” katanya.
Saat ini, capaian ruang terbuka hijau di Kota Palembang telah mencapai sekitar 32 persen. Angka tersebut menunjukkan komitmen berbagai pihak dalam mendukung pembangunan kota yang lebih hijau dan berkelanjutan. Meski demikian, peningkatan kualitas dan pemeliharaan kawasan hijau tetap perlu dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
Melalui kegiatan penanaman pohon ini, Kilang Plaju kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Kolaborasi bersama pemerintah daerah diharapkan mampu mendorong semakin banyak inisiatif penghijauan yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan maupun masyarakat.
Kegiatan ini juga sejalan dengan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang terus dijalankan Kilang Plaju. Melalui sinergi bersama pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan, perusahaan berupaya menghadirkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan sekaligus menciptakan ruang publik yang sehat, nyaman, dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Palembang.
Kolaborasi tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara Kilang Plaju, Pemerintah Kota Palembang, dan berbagai pihak dalam mendukung pelestarian lingkungan serta pengembangan ruang terbuka hijau yang berkelanjutan di Kota Pempek. (vv)

















