Intinews | Harper Palembang menghadirkan sejumlah pilihan kuliner sepanjang September 2026. Tak hanya menu bercita rasa internasional, hotel ini juga mengangkat makanan khas Sumatera Selatan dengan sentuhan berbeda.
Ada empat program yang ditawarkan, yakni 60 Seconds to Tokyo, D’Lotus Chinese Restaurant, East Meets West dan Local Pride.
Masing-masing punya konsep berbeda. Mulai dari street food Jepang, Chinese cuisine, hidangan Timur dan Barat, sampai olahan makanan khas Sumsel.
General Manager Harper Palembang, Sahroni mengatakan, rangkaian program tersebut dibuat agar tamu mendapatkan pengalaman berbeda saat menikmati makanan.
*Melalui rangkaian program F&B yang kami hadirkan, kami ingin memberikan pengalaman yang lebih dari sekadar menikmati makanan. Setiap menu memiliki cerita dan karakter tersendiri, sehingga tamu seolah diajak melakukan perjalanan dari satu destinasi ke destinasi lainnya melalui rasa, “ujar Sahroni.
Street Food Jepang lewat 60 Seconds to Tokyo
Salah satu yang dihadirkan adalah 60 Seconds to Tokyo. Program ini membawa konsep street food Jepang dengan sejumlah menu yang terinspirasi dari kuliner Negeri Sakura.
60 Seconds to Tokyo merupakan bagian dari program Archipelago yang mengangkat tema perjalanan kuliner dan hospitality experience ke berbagai destinasi.
Nuansa Jepang juga diperkuat dengan kehadiran Ren dan Reina, maskot 60 Seconds to Tokyo.
Melalui program tersebut, masyarakat Palembang bisa menikmati sejumlah sajian bercita rasa Jepang tanpa harus bepergian ke luar kota maupun luar negeri.
D’Lotus Tawarkan Chinese Cuisine
Pilihan lainnya ada di D’Lotus Chinese Restaurant. Restoran yang berada di Harper Palembang ini menyajikan berbagai menu Chinese cuisine dan terbuka untuk umum.
Menu yang tersedia dapat menjadi pilihan untuk makan bersama keluarga, kolega ataupun untuk berbagai acara.
Selama periode program, D’Lotus Chinese Restaurant juga memberikan diskon 15 persen untuk seluruh menu.
East Meets West, Pilihan untuk Makan Bersama
Harper Palembang juga menawarkan East Meets West, konsep All You Can Eat Lunch yang menggabungkan pilihan hidangan Timur dan Barat.
Makanan disajikan dengan konsep buffet. Program ini berlaku dengan minimal reservasi 20 orang sehingga lebih menyasar kegiatan makan bersama, baik keluarga, komunitas maupun kolega.
Tamu dapat mencicipi sejumlah pilihan makanan dalam satu kesempatan tanpa terpaku pada satu jenis hidangan.
Angkat Kuliner Sumsel lewat Local Pride
Tak hanya membawa menu dari luar. Harper Palembang juga memberi tempat bagi kuliner Sumatera Selatan melalui program Local Pride.
Program tersebut mengangkat makanan khas daerah dengan sentuhan modern.
Salah satu sajian yang diperkenalkan adalah Salmon & Celimpungan Salmon. Menu ini memadukan kuliner lokal dengan bahan premium sebagai interpretasi berbeda terhadap makanan khas Sumsel.
Harper Palembang melalui program Local Pride ingin menunjukkan bahwa makanan daerah tetap bisa dikembangkan mengikuti selera saat ini tanpa meninggalkan karakter dasarnya.
Bagi tamu dari luar daerah, menu-menu tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mengenal sebagian kekayaan kuliner Sumatera Selatan.
*Kami ingin setiap sajian tidak hanya dinikmati sebagai makanan, tetapi juga menjadi cara bagi tamu untuk mengenal beragam cita rasa, dari kuliner internasional hingga kekayaan kuliner Sumatera Selatan,” kata Sahroni.
Dari Tokyo, Kembali ke Rasa Lokal
Empat program tersebut menjadi bagian dari pengembangan layanan F&B Harper Palembang. Pilihannya dibuat beragam karena tamu yang datang juga memiliki selera berbeda.
Ada yang ingin menikmati makanan Jepang, Chinese cuisine ataupun hidangan Barat. Namun kuliner lokal tetap mendapat tempat.
“Harper Palembang ingin menjadikan pengalaman bersantap sebagai bagian dari perjalanan. Tamu dapat merasakan atmosfer dan cita rasa dari berbagai tempat, mulai dari Tokyo hingga kembali menikmati kekayaan kuliner Sumatera Selatan, semuanya dalam satu tempat,” tambah Sahroni.
Dengan rangkaian program tersebut, Harper Palembang mencoba memberi lebih banyak pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati kuliner sepanjang September.
Tak harus selalu mencari rasa dari tempat yang jauh. Di saat bersamaan, makanan khas Sumatera Selatan juga tetap diperkenalkan sebagai bagian dari identitas kuliner daerah. (vv)

















