Intinews | Api masih ditangani di sejumlah titik kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur. Sekitar 250 personel Satgas Karhutla dikerahkan untuk memadamkan kebakaran yang menyebar di kawasan hutan.
Bukan cuma api yang menjadi persoalan. Jarak lokasi yang jauh dan medan yang sulit membuat kebutuhan logistik ikut menjadi kendala bagi petugas.
Kondisi itu membuat Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Integrated Terminal Panjang mengirim bantuan logistik untuk para petugas, Senin (31/8/2026).
Bantuan diserahkan melalui Balai Taman Nasional Way Kambas. Isinya cukup sederhana, tetapi dibutuhkan petugas di lapangan. Ada air mineral, makanan siap saji, biskuit, minuman sereal dan kopi.
Sekitar 250 personel diketahui terlibat dalam penanganan karhutla di sejumlah lokasi. Di antaranya Braja Harjosari, Braja Kencana, Braja Luhur, Resort Rantau Jaya dan kawasan hutan TNWK.
Vegetasi yang terbakar didominasi alang-alang.
Lokasi kebakaran yang berjauhan membuat petugas harus menempuh perjalanan cukup panjang. Kondisi medan juga membuat pengiriman kebutuhan ke titik-titik kebakaran tidak selalu mudah.
Satgas Karhutla TNWK Agus Riyadi mengatakan, persoalan logistik memang menjadi salah satu kendala petugas.
“Salah satu kendala dalam upaya pemadaman adalah logistik dan lokasi yang jauh. Kondisi tersebut memakan waktu dalam pengiriman logistik. Dengan makanan instan yang diberikan, kebutuhan bisa disiapkan dengan cepat di lokasi kebakaran sehingga membantu memulihkan stamina personel di lapangan,” ujar Agus.
Bantuan makanan dan minuman itu kemudian dibawa untuk memenuhi kebutuhan petugas selama berada di lapangan.
Kondisi Gajah Ikut Dipantau
Di tengah penanganan karhutla, kondisi satwa di TN Way Kambas juga menjadi perhatian. Salah satunya gajah yang berada di kawasan konservasi tersebut.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel bersama pihak terkait melakukan peninjauan untuk memastikan satwa tidak mendekati lokasi kebakaran.
Hasil pemantauan menunjukkan kondisi gajah aman. Satwa diarahkan menuju area pinggir rawa yang berada jauh dari titik api.
Perawat dan pelatih satwa liar TNWK Sudiyono mengatakan, gajah-gajah di kawasan tersebut tidak mendekati area yang terbakar.
“Alhamdulillah, kondisi gajah di Taman Nasional Way Kambas dalam keadaan aman. Para gajah juga kami arahkan ke pinggir-pinggir rawa dan tidak mendekati area kebakaran,” ujar Sudiyono.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi mengatakan bantuan tersebut diberikan untuk membantu kebutuhan petugas yang berada di lapangan.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan para petugas yang tengah berjuang menangani kebakaran hutan dan lahan. Dukungan ini juga menjadi bagian dari kepedulian Pertamina terhadap upaya bersama dalam menjaga kawasan hutan dan kelestarian lingkungan,” ujar Rusminto.
Karhutla di kawasan TN Way Kambas menjadi perhatian karena wilayah tersebut merupakan kawasan konservasi dan habitat berbagai satwa liar.
Di tengah proses pemadaman, petugas masih harus bergerak dari satu titik ke titik lainnya. Bantuan logistik menjadi salah satu penopang agar mereka tetap bisa bekerja di lapangan. (vv)

















