Intinews | Penumpang masih harus menghadapi ketidakpastian perjalanan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Senin (7/9/2026). Dampak erupsi Anak Gunung Krakatau mengganggu penerbangan. Di tengah kondisi itu, petugas bandara mendatangi penumpang yang terdampak.
Air mineral dan masker dibagikan. Petugas juga memberikan informasi mengenai perkembangan penerbangan kepada penumpang yang masih berada di bandara.
Pelayanan tersebut dilakukan melalui Service Recovery Activation (SRA) InJourney Airports Bandara SMB II Palembang.
General Manager Bandara SMB II, Ahmad Syaugi Shahab, mengatakan kondisi seperti ini memang menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jasa. Karena itu, pihaknya berupaya hadir langsung di tengah penumpang.
“Kami memahami bahwa kondisi seperti ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jasa. Melalui Service Recovery Activation, kami berupaya hadir secara langsung untuk memberikan perhatian dan pelayanan kepada penumpang yang terdampak. Pembagian mineral kemasan dan masker ini merupakan bagian dari kepedulian kami agar pengguna jasa tetap merasa nyaman selama berada di bandara,” ujar Ahmad Syaugi.
Di lapangan, persoalannya bukan hanya soal menunggu. Penumpang juga membutuhkan kepastian informasi mengenai penerbangan mereka.
Bandara SMB II karena itu terus berkoordinasi dengan maskapai dan pihak terkait. Informasi perkembangan penerbangan disampaikan kepada pengguna jasa agar perubahan yang terjadi dapat segera diketahui.
Keselamatan dan keamanan penerbangan, kata Ahmad Syaugi, tetap menjadi prioritas. Namun pelayanan kepada penumpang tidak boleh berhenti ketika operasional menghadapi kondisi di luar kendali.
“Kami ingin memastikan bahwa dalam kondisi apa pun, pengguna jasa tetap merasakan kehadiran dan kepedulian kami. Bagi kami, memberikan pelayanan terbaik bukan hanya ketika operasional berjalan normal, tetapi juga ketika terjadi situasi yang membutuhkan perhatian dan penanganan lebih, “jelasnya.
Pihak Bandara SMB II juga mengingatkan penumpang untuk tidak berhenti memantau status penerbangannya. Informasi terbaru dapat diperoleh melalui kanal resmi maskapai maupun petugas bandara.
Aktivitas Anak Gunung Krakatau dan pengaruhnya terhadap penerbangan masih terus menjadi perhatian. Bagi penumpang dari dan menuju Palembang, perubahan kondisi bisa berdampak pada perjalanan mereka.
Karena itu, pengecekan status penerbangan sebelum berangkat menuju bandara menjadi penting. (vv)

















