Intinews | Empat pesawat yang hendak masuk Palembang sempat tertahan di udara, Kamis (17/9/2026) pagi. Jarak pandang di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang saat itu turun hingga sekitar 700 meter.
Airport Operation Center Head Bandara SMB II, Parolan Simanjuntak menjelaskan kondisi terjadi sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB.
“Tadi, dari jam 6 sampai jam 7 pagi, jarak pandangnya sekitar 700 meter,” ujar Parolan, saat diwawancarai awak media.
Menurut dia, ada empat penerbangan yang terdampak. Pesawat yang terdampak harus holding sebelum akhirnya bisa masuk ke Bandara SMB II. Keterlambatannya sekitar 10 sampai 20 menit.
“Itu ada dampak 2-4 flight yang mengalami delay antara 10 sampai 20 menit,” katanya.
Penerbangan yang disebut terdampak di antaranya Pelita Air, Lion Air, Scoot dengan nomor penerbangan TR 254, serta Super Air Jet.
“Ada Pelita Air, Lion Air ada Scoot yang retiming, geser waktunya di jam 8. Terus satu lagi ada Super Air Jet, ” tambahnya.
Saat ditanya apakah keterlambatan tersebut terjadi pada penerbangan yang hendak mendarat di Palembang, Parolan membenarkan bahwa dampaknya terjadi pada penerbangan kedatangan.
“Pesawat harus melakukan holding atau menunggu di udara sebelum mendapat kondisi yang memungkinkan untuk mendarat di Bandara SMB II, ” tambahnya.
Kondisi visibility sekitar 700 meter tersebut terdeteksi pada rentang pagi hari. Setelah itu, penerbangan yang terdampak mengalami penyesuaian waktu hingga sekitar pukul 08.00 WIB.
Hingga menjelang siang, aktivitas penumpang di area terminal Bandara SMB II Palembang tetap berlangsung. (vv)

















